Ernest Prakasa Diminta Lebih Bijak Gunakan Media Sosial

Regina Novanda diperbarui 07 Mar 2017, 11:21 WIB

Fimela.com, Jakarta Di era digital, setiap orang bebas mengeluarkan pendapatnya lewat media sosial seperti Twitter. Namun, apa jadinya jika kicauan di media sosial tersebut malah jadi bumerang? Setidaknya, hal itulah yang tengah terjadi pada Ernest Prakasa.

Ya, baru-baru ini, Ernest menjadi bulan-bulanan netizen lantaran kicauannya terkait pertemuan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Zakir Naik. Dalam kicauannya, Ernest menuliskan Zakir Naik adalah orang yang mendanai ISIS.

Sadar kicauannya menimbulkan pro dan kontra, Ernest pun langsung memberikan konfirmasi. Pria kelahiran Jakarta, 29 Januari 1982 ini juga menyampaikan permohonan maafnya karena telah menimbulkan ketegangan di media sosial.

Sebagai public figure, Ernest diminta lebih berhati-hati lagi dalam mengutarakan pendapat, terutama di media sosial yang dapat dengan mudah menjadi viral.

"Bijaklah dalam bersosmed lain kali bang. Apa lagi masalah agama. Lebih baik silent aja. Terlebih ente public figure. Mesti jadi sorotan," tulis pemilik akun Iqbalganda. "Fokus berkarya aja di bidang kita, Mas. Jangan bicara sesuatu yang bukan kapasitas kita. Apalagi terkait agama orang lain. Tetap semangat!" tambah ElaSaharjo.

Sementara itu, dalam klarifikasinya, Ernest memang berjanji akan lebih berhati-hati lagi dalam mengutarakan pendapatnya di media sosial. " Jadi sekali lagi, saya minta maaf atas kekhilafan saya yang telah membuat teman-teman sakit hati. Saya berjanji akan lebih berhati-hati. Salam :)" tukas Ernest Prakasa.