Syahrini Tak Takut Jika Jadi Tersangka Kasus First Travel

Musa AdeDadan Eka Permana diperbarui 09 Okt 2017, 14:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Penyelidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang ribuan jamaah oleh biro haji dan umrah First Travel masih berlanjut. Dalam proses tersebut, beberapa artis Indonesia sempat diperiksa sebagai saksi oleh pihak berwajib, salah satunya adalah Syahrini.

Penyidik Bareskrim Mabes Polri memiliki temuan baru terkait kasus penipuan yang dilakukan bos First Travel. Temuan itu berkaitan dengan jumlah biaya umrah artis Syahrini yang dibiayai First Travel.

Menurut keterangan pihak Bareskrim Mabes Polri, First Travel sudah mengeluarkan total uang sekitar Rp 1 miliar untuk membiayai perjalanan Syahrini dan keluarganya umrah.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Syahrini yang ditemui di Balai Kartini, Sabtu (7/10/2017), membantah jika dirinya dan keluarga menerima uang hingga Rp 1 miliar dari First Travel.

"Semuanya bohong dan nggak benar. Berita kan suka dibuat-buat, simpang siur. Awalnya kan aku tercyiduk. Kalian kan senang memberitakan aku begitu. Apalagi media cetak pagi. Padahal kenyataannya nggak sepeti itu," kata Syahrini.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Akan Kembali Jalani Pemeriksaan

Rencananya, Syahrini dipanggil pihak Bareskrim Mabes Polri Senin (10/7/2017). "Insyaallah hadir kalau nggak ada halangan," ucap Syahrini saat ditemui di Balai Kartini, Sabtu (7/10/2017).

Syahrini menegaskan dirinya tak bersalah terkait kasus teraebut. Ia pun tak takut seandainya statusnya akan naik sebagai tersangka.

Sebagaimana diketahui, pihak Bareskrim Mabes Polri memiliki temuan baru bahwa pihak First Travel sudah mengeluarkan biaya sekitar Rp1 miliar untuk membiayai Syahrini dan keluarganya umrah.

"Kita buktikan di sana (bareskrim), kalau nggak salah, saya nggak takut untuk datang ke sana (bareskrim)," kata Syahrini.

3 dari 3 halaman

Kooperatif dengan Polisi

Dalam kesempatan itu, Syahrini juga menjelaskan jika dirinya tak ada niatan untuk memperlambat jalannya penyidikan saat ia meminta penyidikan terhadapnya dihentikan pada saat pemeriksaan pertama (27/9/2017).

"Yang pertama aku bernyanyi, dan aku sedang bertugas. Aku nyanyi untuk pemirsa. Karena sebagai warga negara yang baik harus dateng. Tapi kan ada beberapa pertanyaan yang belum, karena harus kerja dulu kan, harusn nyanyi. Waktu itu setengah dua, aku harus nyanyi setengah lima, jadi harus blow rambut, make up, " kata Syahrini.