Marlene Dietrich, Aktris Jerman yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Regina Novanda diperbarui 27 Des 2017, 08:27 WIB

Fimela.com, Jakarta Hari ini, 27 Desember 2017, Google Doodle menampilkan wajah aktris asal Jerman, Marlene Dietrich. Mengenakan tuxedo berwarna biru, Dietrich memang dikenal sebagai salah satu feminis yang menentang Nazi di era Perang Dunia II.

Marie Magdalene "Marlene" Dietrich lahir di Jerman pada 27 Desember 1901 silam. Pada tahun 1920-an, Dietrich mengawali kariernya sebagai seorang aktris. Namun, namanya baru benar-benar dikenal publik ketika memerankan Lola-lola di film The Blue Angel.

Film produksi tahun 1930 itu menang akhirnya berhasil mengantarkan Dietrich ke kancah perfilman Hollywood. Ia pun sukses dikenal sebagai salah satu aktris dengan bayaran termahal pada eranya, dengan membintangi sejumlah film terkenal seperti Morocco (1930), Shanghai Express (1932), and Desire (1936).

What's On Fimela
Marlene Dietrich. (roadstothegreatwar-ww1.blogspot.com)

Kesuksesan di kancah Hollywood itu membuat Dietrich berpindah menjadi warga negara Amerika Serikat pada 1939. Dietrich yang terkenal di bidang seni peran tersebut pun diketahui menentang keras menjadi agen propaganda Nazi, yang berada di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.

Dietrich justru membantu para pelarian dari Jerman dan Perancis. Selain pandai berakting, Dietrich ternyata juga memiliki suara merdu. Tak heran, jika pada masa itu, ia rela menjadi penyanyi penghibur untuk pasukan Amerika Serikat.

Atas jasanya saat perang itu, pemerintah Amerika Serikat memberikan Dietrich penghargaan Medal of Freedom, sementara pemerintah Perancis memberikan penghargaan ibu satu anak ini berupa mendali French Légion d'Honneur.

Marlene Dietrich. (The Guardian)

Sebagai penggerak feminitas, Marlene Dietrich pun tercatat telah melakukan pergerakkan yang cukup menghentakkan. Ia berani mengenakan tuxedo serta topi top dalam perannya di film Moroco (1930).

Marlene Dietrich meninggal dunia dalam usia 90 tahun di Paris, 6 Mei 1992. Istri dari mendiang Rudolf Sieber ini meninggal karena penyakit gagal ginjal. Berkatnya jasanya yang besar, pemakaman Dietrich pun dihadiri oleh sekitar 1500 tamu undangan.