Istri Jarang Gosok Gigi, Pria Ini Langsung Minta Cerai

Gadis Abdul diperbarui 17 Jan 2018, 04:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Mungkin terdengar aneh, tapi kisah ini benar-benar terjadi. Seorang istri digugat cerai oleh suaminya lantaran jarang gosok gigi, jarang keramas, bahkan tercatat hanya mandi satu kali selama setahun. Ya, tentunya nggak ada yang pernah menyangka kalau mandi bisa menjadi alsan seseorang untuk menceraikan pasangannya.

Dilansir dari Taipe Times, perceraian yang sangat unik tersebut terjadi di Taiwan. Seorang pria yang merasa kesal dengan tingkah aneh sang istri pun memutuskan untuk bercerai. Jika kamu bertanya-tanya apakah kebiasaan tersebut tak terlihat saat mereka masih pacaran? Ya, ternyata sang istri memang sudah memperlihatkan kebiasaan buruknya tersebut.

Namun si pria berpendapat bahwa sang istri yang bermarga Lin itu setelah menikah semakin parah, seperti tak bisa diperbaiki lagi. Semasa pacaran pria tersebut mengaku jika Lin biasanya akan mandi seminggu sekali. Di awal pernikahan semuanya mulai terlihat. Sang istri mandi hanya sebulan sekali, lalu setahun sekali.

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Tak Punya Anak dan Bercinta Hanya Setahun Sekali

Nggak percaya, tapi perceraian yang terjadi lantaran sang istri jarang gosok gigi ini benar-benar kenyataan! (Ilustrasi: americamagazine.org)

Gara-gara kebiasaan jorok Lin, si pria mengaku bahwa mereka bercinta hanya setahun sekali, yakni pada saat Lin memutuskan untuk mandi, membersihkan seluruh tubuhnya, termasuk menggosok gigi. Hingga akhirnya bercerai pria tersebut belum memiliki anak.

Yang lebih mengejutkan lagi adalah pasangan tersebut sudah menikah selama 13 tahun. Dan selama itulah si suami terus berusaha untuk mengubah kebiasaan jorok sang istri. Tapi, nyatanya kebiasaan jorok sang istri malah terus berlanjut dan semakin parah.

Selain karena persoalan kebiasaan jorok tersebut, perceraian Lin dan sang suami juga dikarenakan persoalan ekonomi. Lin tak mau suaminya bekerja sebagai petugas keamanan karena ia menganggap itu adalah pekerjaan rendahan. Selama berkeluarga orangtua Lin-lah yang selalu menyukupi kehidupan mereka.

Lin dan suaminya bercerai setelah dua tahun sudah pisah rumah. Sang suami akhirnya sadar bahwa istrinya tersebut sampai kapan pun tak akan bisa berubah.