Upaya Vino Bastian Hidupkan Wiro Sableng Sesuai Tokoh di Novelnya

Anto Karibo diperbarui 15 Feb 2018, 19:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Saking legendarisnya novel Wiro Sableng karya Bastian Tito, tokoh tersebut pun diangkat menjadi sebuah serial di tahun 90an. Dan sekarang, Wiro Sableng siap diangkat ke dalam versi layar lebar dan diperankan oleh Vino G Bastian.

Oleh Lifelike Pictures dan Fox International Production, film ini telah mendaulat sutradara Angga Dwimas Sasongko. Terlibat dalam produksi film ini, Vino mengaku sangat bangga. Satu sisi ini merupakan warisan dari ayahnya.

Dan sisi lain, penggarapan film ini bukan sembarangan. Terbukti dari riset yang dilakukan oleh Sheila Timothy selaku produser sampai memakan waktu 3 tahun. Itu pula yang menjadi pertimbangan Vino ketika mengiyakan tawaran main.

 

What's On Fimela
Teaser film Wiro Sableng (YouTube/ Lifelike Pictures)

"(Skenario) Itu jadi pertimbangan juga. Karena riset dilakukan ga sembarangan, 3 tahun," kata Vino G Bastian di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Ketika itu Lala, sapaan akrab Sheila Timothy mendatangi keluarga Bastian Tito untuk melihat dan mempelajari novel tersebut. Oleh keluarga diberikanlah 10 episode pertama dari novel legendaris tersebut.

"Jadi ketemu ama Lala, ngobrol, dia mau baca bukunya, lalu 10 episode awal dikasih, dan dia ketagihan. Sampai setelah itu mereka cari pemain, juga sutradara," lanjutnya.

 

2 dari 3 halaman

Vino Bastian Hidupkan Wiro Sableng

Wiro Sableng (Lifelike Pictures)

Tak main-main memang karena mereka berusaha merangkum 185 judul novel menjadi bentuk visual. Akhirnya disepakati bahwa film ini akan berbentuk trilogi. Sebagai perwakilan keluarga di film ini, Vino pun berusaha tegas menjaga karakter Wiro Sableng.

Bagaimanapun, Wiro Sableng adalah karakter ciptaan sang ayah. Ia akan menjaga supaya karakter Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 ini tetap sesuai dengan penggambaran di dalam novelnya.

 

3 dari 3 halaman

Vino Bastian Hidupkan Wiro Sableng

Anggini (Sherina Munaf) di film Wiro Sableng (Lifelike Pictures)

"Karena hampir 185 judul dipadetin jadi satu film, tak mudah. Akhirnya disepakati jadi trilogi. Di luar itu semua, saya sebagai wakil keluarga menjaga Wiro Sableng harus sesuai dengan yang di buku. Patokan Wiro di buku, bukan sinetron," ujarnya.

Lalu bagaimana gambaran Wiro Sableng menurut Vino G Bastian sesuai dengan novel dan film layar lebarnya? "Dia bukan orang yang bego, cerdas sekaligus lugu. Di sini Wiro Sableng masih fresh graduate banget. Baru turun gunung. Masih menganggap semua teman, belum tahu mana yang hitam, putih, dan lainnya," tukas Vino Bastian.