Banyak Kafe Jadi Tempat Nongkrong, Jangan Sampai Kamu Kecanduan Kopi

Karla Farhana diperbarui 09 Mar 2018, 04:12 WIB

Fimela.com, Jakarta Semakin bertambah jumlah pecinta kopi, semakin banyak pula kafe-kafe yang bermunculan di Jakarta, bahkan daerah lainnya di Tanah Air. Mulai dari kafe yang menyediakan biji kopi lengkap dari seluruh dunia, sampai yang spesialis kopi Indonesia. 

Belum lagi kini semakin banyak bermunculan kafe yang menghadirkan tempat nongkrong yang amat sanat nyaman. Nyaman buat kamu yang ingin menyendiri, nyaman juga buat kamu yang ingin kongkow bersama teman. 

Tapi, apakah kamu akan menjadi ketagihan dan nggak bisa berhenti minum kopi karena semakin banyaknya kafe? Apakah kamu bakal jadi kecanduan kopi cuma karena sering ngopi bareng teman?

Tepatnya, bukan kopi yang membuat ketagihan, namun kafein yang terdapat di dalam kopi-lah yang membuat seseorang merasa ingin mengonsumsi kopi, lagi dan lagi. Kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat, yang memungkinkan kita untuk lebih fokus dan sadar. Beberapa penelitian memasukkan kafein ke dalam golongan yang adiktif. Seperti penelitian yang diterbitkan dalam Journal for Nurse Practitioners tahun 2010 yang menjelaskan bahwa kafein memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi senyawa adiktif, seperti ketergantungan, toleransi, dan penarikan.

Namun, sifat ketergantungan yang disebabkan oleh kafein, tidak terlalu kuat dan membahayakan, seperti yang disebabkan oleh  kokain, amfetamin, dan stimulan lainnya, sanggah penelitian dalam American Journal of Drug and Alcohol Abuse tahun 2006. 

Memang tidak parah, namun efek yang bisa ditimbulkan dari kecanduan kopi adalah saat seketika belum atau tidak mengonsumsi kopi, mungkin akan merasa sakit kepala, kelelahan, gelisah, cepat marah, suasana hati buruk, dan sulit berkonsentrasi. Dampak ini biasanya terjadi pada para penggemar kopi berat, yang biasa mengonsumsi kopi sebanyak dua cangkir atau lebih per harinya.

Biasanya kita akan merasakan efek kafein paling kuat saat baru pertama kali mulai mengonsumsi kopi. Dan efek kopi ini bisa bertahan 2 sampai 5 jam. Pada saat ini, kita dapat merasakan efek lebih waspada, lebih berenergi, lebih berkonsentrasi. Hal ini membuat kita ingin minum kopi lagi. Namun, bila kita sudah sering minum kopi, efek kafein dari kopi mungkin terasa kurang maksimal. Hal ini terjadi karena tubuh sudah terbiasa dengan kehadiran kafein dan juga karena sudah terjadi perubahan kimia dalam otak. Alhasil, kita pun akan menambah jumlah konsumsi kopi per hari untuk mencapai efek kafein yang diinginkan. Ini mengapa biasanya peminum kopi akan merasa ketagihan dan kecanduan kopi.

 

 

Penulis: Melida Rostika

Sumber: fimela.com