Penyebab Meninggalnya Aktor Pemeran Soeharto, Amoroso Katamsi

Puput Puji Lestari diperbarui 17 Apr 2018, 18:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Amoroso Katamsi meninggal dunia saat tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Rencananya, setelah disemayamkan di rumah duka, ayah dari vokalis band Elpamas, Doddy Katamsi itu akan disholatkan di mesjid Imam Bonjol, kawasan Pondok Labu untuk selanjutnya jenazah Amoroso Katamsi dimakamkan Tanah Wakaf, Pondok Labu.

Semasa hidupnya, Amoroso pertama kali terjun ke dunia seni peran lewat perannya di film Cinta Abadi pada tahun 1976. Setelah itu, namanya kemudian mencuri perhatian setelah memerankan sosok Soeharto di film Djakarta tahun 1966 dan Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI garapan Arifin C. Noer.

Setelah itu, sosok Amoroso juga tampil memerankan presiden Soeharto di film Dibalik 98 garapan Lukman Sardi. Film ini menjadi film terakhir yang dibintangi Amoroso Katamsi. 

 

Amoroso sudah malang melintang di dunia perfilman Indonesia. Salah satu perannya yang terkenal saat ia memerankan tokoh Soeharto dalam film G30S PKI.

Menurut akun Ananda Sukarlan, Amoroso Katamsi wafat pada pukul 01.40 dini hari. Ananda juga menyebut alamat rumah duka di Pondok Labu Jakarta Selatan. "Kemungkinan dimakamkan ba'da Zhuhur setelah disholatkan di Mesjid Imam Bonjol Pangkalan Jati," tambahnya.

 

2 dari 2 halaman

Penyebab Kematian

Amoroso Katamsi

Putri Amoroso Katamsi, penyanyi sopran Aning Katamsi menceritakan hari-hari terakhir sang aktor. Hingga akhirnya pada Selasa (17/4/2018) pukul 01.40 WIB dini hari, Amoroso Katamsi pergi untuk selamanya.

"Iya, papa meninggalnya di ICU RS Angkatan Laut (Mintoharjo Jakarta). Beliau masuk Jumat malam di ICU sampai enggak ada (meninggal) semalam itu," kata Aning Katamsi kepada Liputan6.com, Selasa (17/4/2018).

Selama ini Amoroso Katamsi memang kerap mengeluh sakit. Sejak beberapa tahun terakhir, Amoroso Katamsi diketahui mengidap sakit diabetes dan gagal ginjal. "Keluhannya sih enggak ada yang spesifik karena penyakitnya kan sudah lama. Ada diabetes dan (gagal) ginjal," tuturnya.

Sumber: Liputan6.com

Penulis: Jennar Kiansantang