Tren Fashion, Beli Barang Asli vs Barang Aspal

Fimela diperbarui 02 Mar 2011, 20:00 WIB

Tren Fashion & Barang Aspal

Tidak ada kata slowing down kalau kita berbicara tentang tren fashion. Sudah seperti musim yang pasti akan berganti setiap 6 bulan, tren fashion juga akan berubah.  Lalu bagi kita yang memiliki bujet minimalis bagaimana cara untuk selalu mengikuti tren fashion yang hanya memiliki durasi terkini dalam jangka waktu enam bulan saja?
Dengan adanya internet dalam waktu beberapa jam saja setelah acara fashion show selesai, para jurnalis dan editor sudah bisa mengetahui tren fashion besar musim ini. Bahkan beberapa label menyiarkan secara live fashion show mereka setiap musim. Otomatis kita yang berada di Asia pun sudah bisa mengetahui tren fashion lebih cepat dari biasanya. Image yang terpampang di majalah atau televesi yang memperlihatkan para selebriti yang mengenakan produk fashion terbaru, atau bahkan teman kita sendiri memacu kita untuk tidak mau kalah dan ingin buru-buru mengikuti salah satu tren fashion terkini.
 
Tidak bisa dipungkiri perputaran tren fashion yang sangat cepat membuat kita penggila fashion selalu ditempatkan pada situasi untuk selalu terlihat up to date tanpa perlu mengorbankan tabungan. Kita yang tinggal di Asia khususnya Indonesia pasti “melek mata” dengan adanya market yang menjual barang palsu atau tiruan. Harganya yang jauh lebih murah dan sekarang dijual dengan pilihan kualitas yang beragam bahkan hampir tidak bisa dibedakan dengan aslinya membuat beberapa dari penggila tren fashion pun tergoda.
 
Sebelum kamu tergoda untuk membeli barang aspal, meskipun hanya sekedar item kecil seperti dompet, kacamata atau sekedar tempat koin, ingat membeli barang palsu sama dengan mencuri ide dan kreatifitas sang penciptanya. Kalau kamu masih memiliki opini “sudah banyak barang palsunya saja label itu masih kaya dan tetap memegang kendali tren fashion” apakah kamu sudah siap dikenakan ganjaran berupa denda atau bahkan sampai hukuman penjara untuk yang ketahuan membeli atau menyebarkan barang palsu? Tahukan kamu bahwa sindikat barang palsu juga merembet hingga melibatkan buruh anak, melibatkan pasar obat terlarang, prostitusi hingga sampai penjualan senjata? Lagi pula barang palsu tidak memiliki kualitas atau memberikan kepuasan pada saat membeli barang asli. Belum lagi malu yang harus ditanggung jika ketahuan memakai barang palsu, karena intinya tren fashion diciptakan untuk memberikan paduan atau inspirasi gaya pakaian.  Jadi daripada dengan buta mengikuti tren fashion dengan membeli barang palsu, lebih baik menciptakan tren fashion sendiri dan menjadi trendsetter.
 
Menyiasati Tren Fashion Dengan Budget Minimalis

Dunia fashion kerap mengambil inspirasi dari gaya busana dari tahun-tahun terdahulu, lalu kemudian memberikan sentuhan baru agar terlihat modern. Setiap musim pasti ada garis besar tren fashion yang menjadi pacuan label-label besar.  Biasa ini berupa gaya busana suatu era, warna tertentu, hingga material yang digunakan. Untuk musim fall winter 2011 ini tren fashion mengacu kepada gaya tahun 60an yang sexy, seductive dan sedikit nakal. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah melakukan riset tentang tren fashion pada era itu, mulai dari gaya busana, gaya rambut hingga ikon-ikon fashion pada saat itu. Setelah itu cobalah bertandang ke kamar ibu dan coba intip siapa tahu dia masih menyimpan memorabilia tren fashion pada saat itu, lumayan bukan kamu bisa meminjamnya dan karena itu adalah koleksi vintage kemungkinan besar tidak ada lagi orang lain yang punya. Terakhir kamu bisa mencoba mendatangi garage sale, flea market atau juga mencari di e-bay untuk mendapatkan barang vintage dengan harga yang reasonable. Sekali lagi mengkopi tren fashion tanpa sentuhan personal style sama sekali akan membuat kamu terlihat sebagai korban mode instead of fashionista.

Tren Fashion: High End vs Street Wear

Memang tidak semua orang memiliki the luxury of time untuk browsing atau bahkan membuat sendiri barang fashion demi mengikuti tren fashion yang sedang “in”. Solusinya adalah berbelanja tren fashion terkini pada label street wear yang menawarkan segala kebutuhan terkini tren fashion kamu dengan harga yang lebih ekonomis. Jangan keburu gensi dulu Kate Middleton calon putri Inggris saja terlihat mengenakan gaun Zara yang ia padukan dengan fascinator sebagai outfit pilihan untuk menghadiri acara kerajaan. Sienna Miller dan Kate Moss juga sangat menyukai koleksi dari label Topshop dengan koleksi high end item mereka lainnya. Label-label tersebut senantiasa mengambil inspirasi dari high end brand dalam urusan tren fashion, tapi tetap memeberikan sentuhan berbeda, dan dibandingkan dengan barang palsu label ini memiliki kualitas yang lebih baik dan juga tidak ada pihak manapun yang dirugikan. Ingat kunci untuk menjadi seorang fashionista tidak dinilai hanya sekedar mengikuti tren fashion yang ada, kepercayaan diri, kemampuan untuk padu padan, dan menciptakan trademark personal style sendiri yang tidak dimiliki orang lain.