Sebut Sunscreen Bukan Sunblock, Ini Aturan Baru Soal Tabir Surya!

Fimela Editor diperbarui 19 Mar 2015, 12:00 WIB
2 dari 3 halaman

Next

Jakarta No More Sunblock

Hingga kini, bisa dibilang masih banyak orang yang menggunakan kata �sunblock� untuk menyebut produk tabir surya atau pelindung dari sinar ultraviolet. Sebelumnya memang banyak informasi yang menyebutkan kalau sunscreen dan sunblock adalah dua produk yang berbeda, namun kini FDA memiliki aturan baru. Semua produk pelindung kulit dari paparan sinar matahari kini disebut dengan sunscreen atau sun protection. Yup, the FDA has decided the term �sunblock� is too misleading since no sunscreen can block 100 percent of the UV rays. Note that.

No More Waterproof

Selain sunblock, masih ada beberapa istilah lainnya yang kini dilarang FDA untuk dicantumkan dalam produk tabir surya. Sebut saja �waterproof� dan �sweatproof�. Untuk waterproof sendiri akhirnya digantikan dengan istilah �water-resistant�. Label water-resistant ini juga harus diikuti dengan informasi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melindungi pengguna ketika berenang atau berkeringat karena berolahraga berdasarkan standar uji yang dilakukan. Hanya akan ada dua porsi waktu yang diperbolehkan untuk dicantumkan dalam label: 40 menit atau 80 menit.

No More SPF 100

Kamu tentunya pernah melihat beberapa produk sunscreen yang mencantumkan label SPF 70, SPF 90, atau bahkan SPF 100. Namun kini, deretan angka di atas 50 ini tak lagi diperbolehkan untuk muncul di produk sunscreen yang dikeluarkan dan disetujui oleh FDA. Sebagai penggantinya, produk sunscreen yang mengklaim SPF di atas 50 harusnya mencantumkan label �SPF 50+�. According to the American Academy of Dermatology, an SPF 15 product blocks 93 percent of UV rays, while an SPF 30 blocks 97 percent, so the amount of added protection you get from an SPF 75 or 100 is minimal. Namun ada pengecualian, FDA akan memperbolehkan suatu brand memasukkan angka SPF di atas 50 jika brand tersebut bisa membuktikan bahwa produknya memberikan perlindungan lebih daripada SPF 50.

3 dari 3 halaman

Next

Must: Broad Spectrum

Beragam tabir surya yang dikeluarkan (tanpa resep) harus menampilkan label Broad Spectrum di dalamnya. Produk tabir surya yang lolos uji Broad Spectrum ini akan memberikan kamu perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB. UVB adalah sinar ultraviolet penyebab utama kulit terbakar. Nah, baik UVA dan UVB mampu menyebabkan kanker kulit dan penuaan dini pada kulit, lho! Dalam aturan baru ini, semua tabir surya yang melindungi kulit dari setiap kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar matahari akan langsung diberi label Broad Spectrum dan SPF 15 (atau lebih) di kemasan bagian depan.

Aturan baru ini juga menyebutkan bahwa setiap produk tabir surya yang berlabelkan Broad Spectrum dan SPF 15 (atau lebih) tidak hanya akan melindungi dari kulit terbakar, tapi juga mampu melindungi kerusakan kulit lainnya, seperti kanker kulit dan penuaan dini pada kulit. Nantinya, jumlah SPF yang tercantum juga menandakan tingkat perlindungan pada kulit. Sebaliknya, setiap tabir surya yang tidak memiliki label Broad Spectrum, hanya akan memiliki jumlah SPF antara 2 sampai 14 dengan tambahan informasi, hanya mampu membantu mencegah kulit terbakar.  This kind of alert: �Skin Cancer/Skin Aging Alert:  Spending time in the sun increases your risk of skin cancer and early skin aging. This product has been shown only to help prevent sunburn, not skin cancer or early skin aging.�

No More Instant Protection

Pernah melihat juga label �instant protection� pada sebuah produk sunscreen? Nah, kali ini FDA juga melarang penggunaan label tersebut dalam produk sunscreen manapun yang berbedar di bawah pengawasannya. Tak ada produk yang instant protection setelah pemakaian atau perlindungan lebih dari dua jam tanpa pengaplikasian ulang, kecuali mendapat persetujuan langsung dari FDA.

Not For Less Than 6 Month Baby

Dalam artikel Fimela Family ini, kami sempat membahas produk sunscreen pilihan untuk si kecil. See the sunscreen for baby? Yup, produk tersebut memang boleh digunakan untuk bayi yang sudah besar atau lebih dari 6 bulan. Pasalnya, bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan haruslah dijauhkan dari sinar matahari berlebihan�selain pagi�mengingat kondisi kulitnya yang sensitif.

Avoid The Spray

Hingga kini banyak sunscreen yang tersedia dalam bentuk spray. Namun, ternyata FDA pun menyarankan untuk menghindari produk sunscreen yang berbentuk spray. Hal ini didasarkan pada dua hal, yakni produk ini tak cukup ampuh untuk meresap ke permukaan kulit dan spray tersebut dikhawatirkan bisa terhirup paru-paru.