Stefan dan Vonny, Dua Anak Muda Indonesia Bersaing Di Kompetisi Internasional

Fimela Editor diperbarui 20 Agu 2015, 11:00 WIB

Jakarta Satu lagi hal membanggakan datang dari anak muda Indonesia, Fimelova. Dua koki rumahan asal Indonesia maju berlaga dalam MasterChef Asia, salah satu ajang kompetisi masak paling bergengsi di dunia. Dua anak muda yang skill masaknya sudah tidak perlu diragukan lagi ini adalah Stefan Pratama (25) dan Vonny Lestari (20). For your information, Vonny adalah kontestan termuda di MasterChef Asia cycle pertama ini lho!

Stefan sehari-harinya bekerja sebagai sales representative di sebuah perusahaan. Katanya sih, kecintaan Stefan terhadap dunia masak berawal dari kecintaannya pada makanan. Laki-laki asal Medan ini pernah menempuh pendidikan di Singapura dan Amerika. Hal inilah yang memberi pengaruh besar pada style masakan Stefan yang ia beri nama ‘New American’, yaitu pencampuran berbagai makanan khas dunia dengan makanan Amerika.


Sementara itu, sang kontestan termuda di MasterChef Asia, Vonny, dunianya memang tidak pernah jauh dari yang namanya masak. Sejak umur tiga tahun, Vonny mengaku bahwa ia sudah jatuh cinta pada dunia baking karena pengaruh sang ibu. Perempuan asal Bali ini sekarang sedang menempati bangku kuliah di sebuah universitas di Surabaya.

Saat ditanyai alasan kenapa tertarik mengikuti Masterchef Asia, keduanya kompak mengatakan bahwa mereka sudah menonton MasterChef sejak dulu dan ingin coba menantang kemampuan diri sendiri. Lucunya, Stefan justru ikutan MasterChef karena tidak sengaja melihat pengumumannya di Instagram beberapa hari sebelum pendaftaran ditutup! Makanya mereka ia merasa sangat bersyukur bisa lolos hingga tahap ini. Mungkin memang sudah jalannya ya, Fimelova.


Selama berada dalam kompetisi, mereka berdua merasa bahwa suasana kompetisi MasterChef Asia sangat menegangkan tapi seru. Kontestan dari tujuh negara lainnya juga sangat friendly dan saling support. Para juri untuk kompetisi ini berasal dari berbagai background berbeda. Ada Chef Susur Lee dari Hong Kong, Chef Bruno Menard dari Perancis, dan Chef Audra Morrice dari Singapura yang dulunya juga pernah menjadi kontestan!

“Ya partisipasi kami di MasterChef Asia anggap saja sebagai kado kecil untuk ulang tahun Indonesia yang ke-70,” ujar Stefan sambil tersenyum. They promise to always learn and give the best effort untuk membanggakan Indonesia. Wah, so cool. Semoga mereka berdua bisa bertahan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional ya, Fimelova.

What's On Fimela