One to Watch: Tanya Taylor, Desainer Favorit Michelle Obama

meisty diperbarui 16 Jan 2017, 12:00 WIB

Jakarta Desainer Tanya Taylor baru belajar desain di Parsons dan Central Saint Martin, justru setelah ia menyelesaikan kuliahnya di bidang ekonomi saat masih tinggal di Kanada. Bekal yang sangat berguna nantinya, saat ia pindah haluan ke fashion dan menjadi seorang fashion designer. Untuk fashionista.com, Tanya mengaku selama kuliah ekonomi sebenarnya ia terus mencari sisi kreatif yang bisa ia kembangkan.

Rasa penasaran dan keinginan yang besar untuk bisa menjahit akhirnya membawa Tanya ke Parsons (sebelumnya, ia sempat mengambil fashion course di Central Saint Martin), dimana ia kemudian sempat magang di brand Elizabeth and James, milik Mary Kate dan Ashley Olsen. Dua tahun kemudian, Tanya meluncurkan label pribadi dengan namanya sendiri - Tanya Taylor.

Desainer Tanya Taylor

 

Tanya Taylor pre fall 2017

Di tahun 2012 ia mengeluarkan koleksi pertamanya yang sudah menggunakan nama sendiri, yang terjual habis di retailers ternama seperti Saks Fifth Avenue, Bergdorf Goodman, Neiman Marcus, Holt Renfrew dan ModaOperandi.com.

Sebagai salah satu finalis di kompetisi CFDA/Vogue Fashion Fund 2014, Tanya dianggap sebagai desainer yang cukup matang. Meski usianya masih sangat muda. Saat menjadi finalis, Tanya sudah memiliki bisnis yang sukses, rutin muncul di fashion week, dan bahkan memiliki perencanaan bisnis yang sudah rapi untuk ukuran seorang desainer baru. Tapi, bagi Tanya yang sangat ia incar adalah kesempatan untuk belajar dari mentor dan banyak desainer yang mungkin juga pernah menjadi bagian dari Vogue Fashion Fund.

Michelle Obama tercatat sebagai salah satu wajah terkenal yang cukup sering menggunakan rancangan Tanya. Sebuah kebanggaan bagi Tanya yang memasukkan nama Michelle sebagai klien setia di portofolio Fashion Fund-nya.

Bagi Tanya, seorang desainer yang bahagia juga akan menghasilkan koleksi yang terlihat bahagia. Tanya yang masih melukis sampai sekarang, masih membuat motif untuk rancangan-rancangannya sendiri di rumah. Termasuk membuat lukisan-lukisan yang nantinya mungkin kita temukan di rancangannya. Jadi jangan heran bila melihat motif, warna-warna, dan seni menjadi bagian tak terpisahkan dari brand Tanya Taylor.  Itu pula yang diharapkan sang desainer menjadi identitas brand-nya.

What's On Fimela