Usai Melahirkan Perempuan Ini Tak Mandi Selama Sebulan, Alasannya...

Lanny Kusuma diperbarui 17 Jun 2018, 13:20 WIB

Fimela.com, Jakarta Mandi memang sering dihindari banyak orang, apalagi kalau sedang libur. Rasanya mau leyeh- leyeh saja sepanjang hari meski bau badan sudah tak sedap.

Ya, sehari tak mandi saja bisa bikin tubuh terasa tak nyaman, namun seorang perempuan bernama Terry Loog, memutuskan tak mandi selama satu bulan setelah dirinya melahirkan. Waduh!

What's On Fimela
Terry memlih untuk menjalani tradisi postpartum confinement, untuk memulihkan kondisinya, juga membangun ikatan kuat dengan bayinya. (Sumber Foto: Facebook/Terry Loong)

Melansir laman The Sun, Terry, perempuan berusia 40 tahun ini memilih untuk tak benar- benar mandi selama 30 hari setelah melahirkan. Selain itu, selama waktu tersebut Terry juga tak menerima tamu dan apalagi meninggalkan rumahnya.

Rupanya hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Perempuan Asia yang menetap di London ini rupanya menjalani tradisi Cina yaitu postpartum confinement, atau karantina selama 30 hari.

Dalam praktiknya tradisi yang dilakukan usai melahirkan, dilakukan dengan tak menerima kunjungan dan tak mandi ini bertujuan untuk membatu ibu memulihkan tubuhnya setelah mengandung sampai menjalani persalinan. Selain itu, tradisi ini juga dilakukan untuk memberikan kesempata kepada ibu dan bayi untuk membangun ikatan tanpa adanya gangguan.

2 dari 3 halaman

Tak peduli bau tubuhnya.

Ilustrasi orang tua dan bayi. (Sumber Foto: Pexels)

Selama 30 hari menjalani tradisi tersebut, Terry mengatakan jika dirinya merasakan aroma tubuhnya yang tak sedap, namun ia tak mungurungkan niatnya.

"Setelah persalinan, saya mengeluarkan darah dan keringat. Rambut saya benar-benar berminyak dan saya mencium bau cairan tubuh (tak sedap), teta saya tak peduli, itu adalah hal paling alami di dunia. Saya tahu saya bau, tapi saya berkomitmen untuk menlanjutkannya." ujar Terry.

Meski begitu Terry tak benar-benar mengabaikan kebersihan tubuhnya, di mana ia tetap membersihkan daerah kewanitaannya, juga menggunakan baking powder untuk meyerap minyak rambutnya tak tak dicuci selama 30 hari.

3 dari 3 halaman

Akan melakukan lagi.

Ilustrasi ibu dan bayi. (Sumber Foto: Pexels)

terkait tradisi karantina atau kurungan ini, Terry mengatakan jika melahirkan lagi, ia akan kembali melakukannya. Baginya, menjalani tradisi ini dapat membantunya kembali pulih setelah merasa lelah mengandung dan melahirkan, serta membantunya menjadi ibu terbaik.

"Kelelahan yang saya rasakan menjadi kejutan untuk tubuh saya. Saya tahu saya butuh istirahat, jadi saya memutuskan untuk mencobanya karena saya pikir itu akan memberi kesempatan untuk saya untuk pulih dengan baik dan istirahat secara mental, sehingga saya bisa menjadi ibu terbaik," tuturnya.

"Saya pasti akan melakukannya lagi jika saya memiliki bayi lagi."