Gempa Lombok, Ratusan Pendaki Terjebak di Gunung Rinjani

Gadis Abdul diperbarui 30 Jul 2018, 10:07 WIB

Fimela.com, Jakarta Gempa kuat mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Bali pada Minggu (29/7/2018). Gempa Lombok tersebut mengakibatkan beberapa rumah mengalami kerusakan parah, dan setidaknya ada 14 orang meninggal dunia. Selain itu, gempa Lombok juga sempat membuat ratusan pendaki di Gunung Rinjani terjebak.

Dilansir dari Antara, Senin (30/7/2018), sejumlah pendakit menjelaskan bahwa terjadi hujan batu dan longsor di sepanjang jalur pendakian menuju Gunung Rinjani Lombok pada saat terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter. "Semua jalur pendakian sudah tertutup longsor dan sudah susah dilalui. Saya tidak ingat berapa titik yang terjadi longsor karena di dari atas juga terjadi hujan batu," ujar salah seorang porter Muhsan (40) saat baru turun dari Gunung Rinjani di pintu pendakian Bawak Nao di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (29/7/2018).

Rereuntuhan bangunan rumah setelah gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Lombok, Sumbawa, dan Bali, Minggu (29/7). (HO/NUSA TENGGARA BARAT DISASTER MITIGATION AGENCY/AFP)

Muhsan menjelaskan saat terjadi gempa Lombok setidaknya ada 500 wisatawan tengah berada di atas pos Sembilan Lawang, sebelum lokasi menuju puncak Gunung Rinjani. "Begitu gempa semua pendaki terjatuh, saking kerasnya getaran saat berada di atas punggung Gunung Rinjani. Masing-masing langsung lari menyelamatkan diri. Sudah tidak ada yang urus teman," cerita Muhsan.

Sementara itu, seorang pendaki asal Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Ahmad menceritakan bagaimana keadaan di Gunung Rinjani saat gempa Lombok terjadi. "Semua langsung turun ke bawah karena di atas terjadi tanah longsor disertai jatuhnya batu-batu," ucapnya. Namun Ahmad tak dapat memastikan jika semua para pendaki sudah turun atau masih ada yang terjebak.

"Nah kalau soal itu saya kurang tahu pasti. Karena jumlah pendaki Gunung Rinjani saja ada ratusan di atas, ada dari luar negeri dan dalam negeri," kata Ahmad. Akibat gempak Lombok beberapa desa mengalami kerusakan, yakni Desa Darakunci, Lombok Timur. Juga Desa Sambik Elen, Kec.Bayan, dan Desa Pendua di Kabupaten Lombok Utara. Selain itu kerusakan juga terjadi di Desa Tepes Sepakat, Kecamatan Berang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat.

2 dari 2 halaman

Video: Pendaki Gunung Rinjani Panik Saat Gempa Lombok Terjadi

Ratusan pendaki Gunung Rinjani terjebak saat gempa Lombok terjadi, Minggu (29/7/2018). (Screen capture Vidio.com)

Ratusan pendaki Gunung Rinjani diketahui sempat terjebak saat gempa bumi guncang Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Bali pada Minggu (29/7/2018). Dilansir dari Antara, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono mengungkapkan ada 826 pendaki yang berada di kawasan itu saat gempa Lombok terjadi. Ratusan pendaki itu terdiri dari warga negara asing maupun domestik yang sebagian besar melakukan pendakian sejak Jumat, 27 Juli 2018.

Sebuah video memperlihatkan kepanikan yang dialami oleh ratusan pendaki Gunung Rinjani saat gempa Lombok terjadi. Terlihat para pendaki mencoba untuk berlari menyelamatkan diri dari hujan bebatuan. Di bawah ini ada video yang memperlihatkan suasana Gunung Rinjani saat terjadi gempa Lombok.