Jangan Lupa Tutup WC Duduk Saat Flush, Kenapa?

Karla Farhana diperbarui 29 Agu 2018, 16:16 WIB

Fimela.com, Jakarta Meski tak semua rumah memiliki WC duduk, namun jenis WC ini kini sudah banyak digunakan di rumah-rumah dan berbagai fasilitas umum. WC duduk biasanya memiliki flush atau penyiram yang beragam pula jenisnya. 

Ada yang otomatis flush setelah kamu beranjak dari toilet, ada juga yang mesti kamu tekan tombolnya. Nah, pada saat flushing ini, apa yang biasanya kamu lakukan? 

Pernahkah kamu meninggalkan toilet duduk dalam keadaan terbuka? Atau, pernahkah kamu flush dalam keadaan toilet terbuka? Ternyata, apa yang selama ini kamu lakukan salah dan berbahaya untuk kesehatan. 

Soalnya, Business Insider menulis, peraturan yang nggak boleh kamu langgar usai buang air adalah menutup kloset sebelum flush. 

Media tersebut menulis, air WC akan menciprati area pinggir yang seharusnya akan kamu dan orang lain duduki. Meskipun nantinya akan kamu lap dengan tisu, namun air ini tetap saja menjijikkan dan bisa mengganggu kesehatan. 

2 dari 2 halaman

Air Penuh Mikroba

Waspadalah, 3 Benda Ini Lebih Kotor dari Dudukan Toilet (Icatnews/Shutterstock)

Seorang mikrobilogis asal New York University, Philip Tierno mengatakan kepada media tersebut, WC duduk menggunakan teknologi aerosol plumes airnya bisa menciprat setinggi 15 kaki atau sekitar 4 meter. 

Sementara, air yang muncrat itu bukan cuma air yang untuk flush saja. Tapi juga bercampur dengan air di dalam WC yang sudah terkontaminasi dengan air seni atau juga feses. 

 

Tag Terkait