Squishy Dilarang di Denmark Karena Mengandung Zat Berbahaya

Karla Farhana diperbarui 06 Sep 2018, 17:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Squishy, mainan berupa busa dengan tekstur lembut yang banyak disukai anak-anak, selama ini disebut-sebut aman dan tak akan mengganggu kesehatan. Bahkan, ada sebagian orang yang percaya kalau squishy itu bisa mengurangi gejala stres dan juga anxiety.

Ternyata, mainan ini dilarang di Denmark oleh Danish Environmental Protection Agency (EPA). Pasalnya, Liputan6 mewartakan, squishy mengandung zat berbahaya untuk anak-anak dan kesehatannya.

EPA telah menjalani sebuah investigasi dan penelitian pada Maret 2018 lalu dan menerima laporan kalau zat yang terkandung di dalamnya berbahaya.

Sebenarnya, nggak semua squishy berbahaya untuk kesehatan. Namun, EPA mendapat laporan kalau ada sebagian squishy yang memiliki aroma dan juga warna mencolok.

Setelah diperiksa, squishy jenis tersebut mengandung zat dimethylformamide, styrene, dan toluene. Bukan cuma nggak aman untuk kesehatan anak-anak, ketiga zat ini juga bisa memicu timbulnya penyakit serius.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Sebabkan Kanker

Ilustrasi Kanker | pixabay.com

Ternyata, ketiga zat tersebut, tulis Liputan6, bersifat karsinogen atau bisa memicu kanker. Selain itu, juga bisa memicu kesuburan dan kerusakan liver. Lebih parahnya, zat tersebut juga bisa membuat iritasi selaput lendir pada mata.

“Ketika semua dua belas mainan mengandung sejumlah besar zat berbahaya, lonceng alarm mulai berbunyi. Ini menunjukkan bahwa mungkin ada masalah menyeluruh dengan semua produk squishy yang ada di pasaran," ujar Menteri Lingkungan dan Makanan Denmark, Jakob Ellemann-Jensen, dikutip dari Dream.co.id.