Tips Untuk Mudah Memaafkan Meskipun Sebenarnya Masih Tak Ingin

Ivana Okta diperbarui 21 Nov 2018, 14:27 WIB

Fimela.com, Jakarta Disakiti, dianiaya, diperlakukan tidak adil, atau bahkan dimanfaatkan memang menyakitkan. Kadang rasa sakit ini membuat kita sangat ingin membalas dendam. Namun ternyata balas dendam ini hanya akan menghancurkan diri sendiri. Akan lebih baik untuk bisa memaafkan karena hanya pemenang sejati yang bisa berbesar hati memberi maaf.

Tak semudah membalikkan telapak tangan untuk memaafkan. Prosesnya sangat sulit apalagi jika sudah sangat tersakiti. Namun, berikut ini adalah tips untuk lebih mudah memaafkan meskipun sebenarnya masih berat atau tak ingin memberi maaf.

Memaafkan itu sebenarnya adalah pilihan. Hanya dirimulah yang mampu memilih untuk tetap terjebak dan berpegang pada kemarahan, kepahitan, kebencian, atau lebih memilih untuk maju dan move on dengan melupakan serta melepaskannya.

Sesungguhnya, memaafkan orang lain tak hanya melegakan orang lain yang telah berbuat salah padamu. Memaafkan lebih banyak manfaatnya untuk diri sendiri. Hati akan merasa lebih lega dan akan merasakan dampak baiknya untuk kesehatan. Hati akan tenang dan bahagia. Karena dendam dan rasa kesal yang ada di hati telah hilang.

Tidak perlu menduga-duga bahwa memaafkan orang lain akan membuatmu terlihat lemah. Lupakan anggapan bahwa memaafkan kesalahan orang lain hanya menjatuhkan harga diri. Berani memaafkan orang lain, berarti menghargai dirimu sendiri.

Lupakan siapa yang benar, siapa yang salah. Tak ada manusia yang sempurna. Semua orang bisa salah, semua orang bisa bertindak keliru.