Petikan Etika Bisnis Berbagai Negara

FimelaDiterbitkan 01 Mei 2010, 07:49 WIB
Vemale.com - Syukurlah, setelah memeras otak dan keringat selama lebih dari 7 tahun, akhirnya produk makanan organik Nina dan suaminya berhasil menembus pasar internasional. Kesuksesan ini pun mengantar mereka keliling dunia, hanya untuk bertemu langsung dengan para klien penting dari berbagai negara yang berminat dengan produk mereka. Pasti rasanya senang sekali ya bila bisa menghirup kesuksesan besar seperti Nina dan suami. Namun, eit...tunggu dulu, sebelum Anda memutuskan untuk bekerjasama dengan para investor asing tersebut, ada baiknya Anda menyimak sejenak etika bisnis berbagai negara di bawah ini. Argentina Penduduk Argentina memiliki sense yang berbeda dari kebanyakan negara lain jika berkaitan dengan personal space. Mereka terkenal suka dekat-dekat saat berbicara dengan orang lain. Kadangkala malahan mereka bahkan sering menyentuh pakaian atau tangan lawan bicara ketika sedang ngobrol. Mundur ke belakang saat berbicara dengan partner bisnis dari Argentina bisa dianggap sebagai penghinaan. Lalu, bagaimana dong bila Anda risih? Melangkahlah ke sisi sampingnya sehingga Anda tetap dekat, namun juga memiliki ruang untuk 'bernafas'. Brazil Siagakan telinga saat menemui klien dari Brazil. Sering dianggap suka 'melanggar aturan', warga Brazil adalah kaum yang sangat optimis. Bagi mereka, setiap masalah pasti memiliki jalan keluar. Jadi, siap-siap saja kalau ada yang ngeyel. China Jangan pernah menyambut kolega asal China dengan nama depan mereka saja. Selalu sertakan nama belakang dan semua title atau jabatan yang mereka miliki. Dan ingat, kebanyakan nama orang China selalu ditulis dengan nama belakang lebih dulu. Dubai Hari Minggu adalah hari libur bagi sebagian besar negara, namun hal ini tidak berlaku bagi masyarakat Dubai. Jumat merupakan waktu ibadah dan hari libur bagi mereka yang mayoritas muslim. Jadi jika Anda berniat mengadakan temu bisnis, lupakan hari Jumat. Selain itu, berhati-saat bulan Ramadhan tiba, sama halnya seperti di Indonesia, kebanyakan mereka berpuasa, jadi jangan ajak mereka makan siang bersama untuk membicarakan kontrak kerja. Cukup temui di kantor saja. Tak perlu pula menawarkan snack atau minuman. Belum waktunya buka.... Perancis Beralih ke Perancis, penduduk Perancis cenderung memiliki anggapan bahwa orang Amerika terlalu ramah. Di Perancis, Anda akan lebih dihargai jika Anda mampu bersikap lebih tenang, bahkan sampai di taraf yang cenderung dingin, baik dalam tindakan maupun dalam ucapan. Orang Perancis cenderung menganggap sikap ramah yang terbuka (sebagaimana ditunjukkan oleh orang Amerika) sebagai hal yang tidak baik dan kurang menyenangkan. Aneh! Yunani Jangan bingung antara kata "ya" dan "tidak". Bahasa Yunani bisa sangat membingungkan jadi cermati bahasa tubuhnya saja. "Tidak" biasanya ditunjukkan dengan "ck" pada lidah yang dibarengi dengan naiknya alis. Sedangkan kata oh-knee yang berarti "tidak" malah terdengar seperti "oke". Untuk mengatakan"ya", biasanya mereka akan memiringkan kepala sedikit menurun ke salah satu sisi. Kata "ya" dalam bahasa Yunani adalah nai, yang sering terdengar seperti kata "no" alias "tidak". Ayo, pasang telinga lebar-lebar! India Jika Anda tak sengaja menyentuh atau menginjak kaki seorang rekan bisnis dari India, minta maaflah dengan segera. Masyarakat India menganggap kaki yang tidak bersih sebagai penghinaan yang mematikan, bahkan saat Anda tidak sengaja menyentuh kaki seseorang. Jika Anda diundang makan oleh seorang rekan kerja dari India, bersiaplah untuk menanggalkan sepatu di luar pintu. Jepang Tidak ada hari pakaian santai saat akhir pekan tiba. Bagi pebisnis Jepang, setiap hari adalah hari kerapian. Para wanita dilarang memakai celana panjang dan hanya boleh mengenakan sepatu hak rendah. "Jangan saingi 'tingginya' martabat pria", demikian perintah mereka. Satu lagi, bersin di muka umum juga dianggap sebagai kesalahan besar. Lalu, kalau hidung gatal dan ingin bersin bagaimana dong? Minta izin ke belakang dan bersinlah di kamar mandi. Rusia Terhadap tawaran minum dari kolega asal Rusia, Anda sebaiknya tidak menolaknya. Para penghuni Rusia sering menghubungkan acara makan malam bisnis dengan tegukan vodka, dan menolak minum bisa dianggap penghinaan bagi keramah-tamahan mereka. Sedikit informasi, untuk kegiatan bersosialisasi dan pembicaraan saling mengenal satu sama lain sebaiknya diadakan sebelum pembicaraan bisnis dimulai. Ingat juga untuk menyuapkan makanan secukupnya ke dalam mulut. Berlebihan sangat tidak sopan, apalagi kalau pipi sampai bengkak di sana-sini. Saudi Arabia Perhatian hai wanita! Jangan pernah mengulurkan tangan pada pengusaha pria yang berasal dari Arab, kecuali bila mereka lebih dulu melakukannya. "Bukan muhrimnya..." Cukup senyum dengan sopan dan beri salam dengan perkataan yang ramah. Adalah menyenangkan bisa mengenal dan berbisnis dengan banyak orang asing. Bisa menambah pengetahuan, penghasilan, dan terutama pergaulan, apalagi jika Anda mampu menghadapi mereka dengan etika yang tepat. Oh, yes! (vem/meg)
What's On Fimela