Penyebab Bau Mulut Yang (Mungkin) Anda Belum Tahu

Fimela diperbarui 17 Mei 2013, 10:00 WIB

Apa sih yang biasanya menyebabkan bau mulut? Yang kita ketahui umumnya disebabkan karena kerusakan pada gigi atau makan makanan yang memicu aroma tak sedap. Tetapi, ternyata tak hanya dua hal itu saja yang menyebabkan aroma mulut tak sedap. Tanpa diduga, beberapa hal lain juga turut menjadi penyebab ketidaknyamanan ini.

Menurut penelitian, seperti dilansir oleh boldsky.com, beberapa kasus bau mulut justru disebabkan oleh kebiasaan buruk atau diet yang tidak sehat. Nah, mari kita lihat penyebab-penyebab bau mulut yang mungkin Anda belum mengetahuinya.

Tidak sarapan pagi

Dikatakan baik untuk kesehatan dan diet, ternyata sarapan pagi juga membantu mencegah bau mulut. Mereka yang enggan sarapan pagi cenderung mengalami bau mulut akibat bakteri yang tinggal di dalamnya.

Sarapan pagi membantu meningkatkan jumlah saliva (air liur) sehingga mulut dan lidah lebih bersih dan tidak ditinggali oleh bakteri penyebab bau mulut.

Problem pada liver

Mereka yang mengalami masalah pada livernya juga cenderung memiliki bau mulut. Liver sebenarnya bertugas untuk mengatur metabolisme tubuh dan lemak. Dan ketika kemampuan liver terganggu, maka bakteri di dalam mulut meningkat jumlahnya. Bakteri inilah yang membuat aroma mulut jadi tak sedap.

Infeksi pada gusi

Apabila Anda mengalami infeksi pada gusi atau sariawan, jangan hanya dibiarkan. Segera atasi dengan berbagai cara untuk menghentikan perdarahan atau infeksi pada gusi. Selain menyebabkan bau mulut, infeksi ini berbahaya bila terus menerus berkembang.

Infeksi tenggorokan

Apabila tenggorokan mengalami infeksi, maka beberapa bakteri berkembang di dalamnya. Bakteri tersebut memicu munculnya lendir yang aromanya tidak sedap.

Gagal ginjal

Mereka yang mengalami gagal ginjal atau problem pada ginjalnya juga cenderung memiliki bau mulut. Dan dalam kasus ini, tidak mudah penanggulangannya karena mereka yang mengalami problem ginjal tidak dapat minum banyak air mineral.

Diet tinggi protein

Disarankan lebih baik mengatur menu diet seimbang ketimbang diet protein. Mereka yang menjalani diet protein kerap memiliki aroma nafas tak sedap karena ada peningkatan jumlah asam amino yang dikonsumsi.

Asam tersebut tinggal di sekitar area mulut dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Minum alkohol

Apabila Anda gemar minum minuman beralkohol maka potensi memiliki aroma nafas tak sedap sangatlah tinggi. Alkohol membuat air liur di dalam mulut tidak cukup jumlahnya, bahkan hanya diproduksi terbatas. Tak heran apabila bakteri penyebab bau mulut berkembang dengan drastis dan menyebabkan aroma nafas yang tak sedap.

Mengorok

Mereka yang tidur mengorok umumnya tak bisa bernafas dengan baik menggunakan hidung, sehingga udara keluar masuk lewat mulut. Hal ini menyebabkan air liur menjadi kering, dan bakteri penyebab bau mulut berkembang.

Beberapa obat-obatan

Obat-obatan tertentu seperti antidepresi, pereda nyeri atau diuretik biasanya menyebabkan mulut menjadi kering dan terasa pahit. Kondisi ini kemudian berpengaruh terhadap kehadiran air liur yang semakin terbatas, alhasil bau mulut tak bisa dihindari.

Mengatasi hal ini, dianjurkan agar Anda memperbanyak konsumsi air mineral untuk memancing kembali produksi air liur. [initial]

BACA JUGA:

Antibiotik Tak Boleh Diminum Sembarangan

Manfaat Jamu Beras Kencur Untuk Kesehatan

4 Gejala Serangan Jantung Yang Perlu Anda Waspadai

Manuka, Jenis Madu Terbaik Untuk Obati Luka

Atasi Nyeri Haid Dengan Bahan Alami Ini

7 Camilan Sehat Agar Anda Tak Malas Bekerja

5 Manfaat Semangka Untuk Kesehatan

Inilah Sebabnya Buang Angin itu Sehat

(vem/bee)
What's On Fimela