Akan Ada Karnaval Yang Berbeda di Jakarta

Fimela diperbarui 19 Jun 2013, 17:00 WIB

Jakarta selama ini identik dengan citra 'lebih kejam daripada ibu tiri'. Bukan tanpa alasan kenapa ada ungkapan seperti itu karena Jakarta yang menjadi ibu kota negara dan tempat orang-orang mengadu nasib ini sering dianggap tidak nyaman dan tidak aman bagi kelas menengah ke bawah. Namun kini citra buruk Jakarta yang seperti itu perlahan berubah seiring banyak perubahan yang dibuat oleh gubernur barunya, Joko Widodo.

Setelah membuat Pekan Raya Jakarta di Monas, kini Jokowi tengah menggagas membuat karnaval yang berbeda dengan yang lainnya. Pemprov DKI Jakarta bakal menggelar karnaval pada 30 Juni besok dan bertemakan 'keajaiban ondel-ondel'. Jokowi memang bersemangat untuk melestarikan dan membuat kebudayaan Betawi dikenal oleh banyak orang di luar Jakarta. Jokowi akan membuat karnaval yang juga diikuti oleh anak-anak sekolah. "Pesertanya ada 1.500 orang, buanyak sekali, ini hanya beberapa. Peserta ini sudah disiapkan 4 bulan yang lalu dengan workshop," terang Jokowi dikutip dari merdeka.

Sejumlah kreasi budaya baik Jakarta dan daerah lainnya akan dipamerkan berjalan dan dipusatkan di Kawasan Monas yang selama ini menjadi ikon kota Jakarta. Karnaval akan melewati jalur Monas-Bundaran Hotel Indonesia. Jokowi berharap dengan membuat hiburan yang gratis dan berkualitas, warga Jakarta bisa menikmati kesenangan sama seperti warga kalangan menengah atas lainnya.

Selain peserta dari Jakarta, Jokowi juga mengundang peserta dari luar kota untuk ikut memeriahkan karnaval yang digagas oleh Jokowi itu. Jokowi berkaca pada karnaval besar yang diadakan di Rio De Janeiro Brazil. Menurutnya bila Brazil bisa membuat karnaval yang spektakuler dan meriah maka Jakarta juga bisa karena memiliki potensi yang tak kalah besarnya. Jokowi mengundang banyak pihak yang ingin turut serta untuk ikut berpartisipasi dalam karnaval rakyat ini. Jakarta kini semakin banyak hiburan untuk berbagai kalangan dan tidak lagi diibaratkan sebagai ibu tiri yang kejam.

BACA JUGA

Tim Vincitore dari Universitas Indonesia Berniat Mengharumkan Nama Bangsa di Paris

Kisah Mentul, Waria Dari Kota Bunga

Ajak Anak di Keramaian, Jangan Sampai Terpisah

Jokowi Buat Perubahan Untuk Jakarta, Apa Saja?

Pria Tertua di Dunia Akhirnya Tutup Usia

(vem/Sya)