Putus Cinta Sebabkan 6 Masalah Kesehatan

Fimela diperbarui 02 Jul 2013, 09:30 WIB

Putus cinta, sakit rasanya. Apapun alasan Anda putus, biasanya wanita akan menangis, diam, mengurung diri dalam kamar dan tidak mau melakukan apapun. Sebuah penelitian tentang kesehatan menunjukkan bahwa putus cinta tidak hanya berakibat menangis dan sakit hati, ada efek yang lebih buruk lagi, yaitu mengancam kesehatan.

Dilansir Huffingtonpost.com, inilah 6 masalah kesehatan yang bisa terjadi pada mereka-mereka yang baru saja putus cinta.

Berat Badan Naik

Stres dan tekanan akibat putus cinta bisa membuat seseorang melampiaskannya pada makanan. Hal ini sering terjadi pada wanita. Untuk membuat perasaan lebih nyaman, cookies manis, keripik kentang, es krim, cokelat dan makanan tinggi kalori lainnya jadi pilihan 'menyenangkan'. Sayangnya, hal tersebut bisa membuat berat badan naik dalam sekejap. Penambahan berat badan karena makanan tidak sehat akan membuat kesehatan drop.

Gangguan Pencernaan

Pernah tiba-tiba mulas dan merasa tidak nyaman pada perut saat stres atau gugup? Hal yang sama dapat terjadi pada saat Anda mengalami putus cinta. Rasa tidak nyaman dan gangguan pencernaan tersebut lebih disebabkan karena stres berlebih. Jika ini hanya terjadi sesaat, masih normal. Tetapi jika terjadi dalam jangka waktu panjang, segera periksa ke dokter!

Depresi dan Bunuh Diri

Depresi tidak sekedar mengurung diri, enggan makan, dan tidak mau bersosialisasi dalam jangka waktu pendek. Depresi di sini dapat berakibat pada hilangnya rasa percaya diri, ketidakmampuan untuk menerima kenyataan bahkan bisa mengakibatkan bunuh diri. Berbuat sesuatu yang nekat (tindak kejahatan untuk balas dendam) juga bisa terjadi pada masa setelah putus cinta.

Batuk dan Flu

Penyakit ini memang terkesan ringan. Wajar jika batuk dan flu menyertai hari-hari setelah putus cinta, apalagi saat cuaca sedang buruk. Menurunnya sistem kekebalan tubuh adalah salah satu efek buruk dari putus cinta. Tidak hanya saat putus cinta, saat Anda bertengkar hebat, sistem kekebalan tubuh juga akan menurun dengan sendirinya.

Sulit Tidur

Orang jatuh cinta sulit tidur karena terbayang-bayang senyum manisnya. Sedangkan orang putus cinta akan sulit tidur sambil menangisi keputusan yang sudah diambil. Anda tidak sendiri jika sulit tidur di malam hari dengan gumpalan perasaan sesak di dada. Hampir semua orang akan mengalami gejala ini setelah putus cinta. Hal ini akan berkurang jika Anda mau sedikit rileks dan menikmati hidup.

Tekanan Darah Tinggi

Masalah tekanan darah tinggi tidak hanya terjadi pada orang tua, kaum muda yang baru putus cinta dapat mengalami kondisi yang sama. Tekanan berlebih dan stres yang tidak terkendali akan membuat hormon kortisol meningkat. Akibatnya, Anda menjadi tidak nyaman dan berakibat meningkatnya tekanan darah.

Hal ini bisa diatasi dengan meluapkan perasaan sedih, marah dan kecewa dengan curhat pada sahabat tercinta. Menangis memang tidak akan membuatnya kembali pada Anda, tetapi akan mengurangi beban yang menyesakkan dada.

Apakah Anda pernah mengalami salah satu gejala di atas?

BACA JUGA:

Stres Karena Pekerjaan Sering Membuat Hubungan Cinta Kandas

5 Tips Agar Segera Move On Setelah Putus Cinta

Yang Harus Dilakukan Saat Tahu Pacar Selingkuh

Pria Yang Jadian Setelah Putus Hanya Pelarian Saja?

9 Tanda Anda Belum Melupakan Mantan (Walau Sudah Punya Pacar)

(vem/yel)