Agar Langsing, Seharusnya Makan Berapa Kali Sehari Sih?

Fimela diperbarui 25 Sep 2013, 12:05 WIB

Ada pakar yang mengatakan agar sering makan dalam porsi kecil agar tetap langsing. Ada pula yang bilang bahwa tidak perlu sering makan, karena yang penting asupan kalori yang dimakan sesuai dengan yang dibutuhkan dan tidak berlebihan. Ada pula yang menyarankan makan tiga kali sehari sesuai dengan kebiasaan. Dan pendapat terbaru datang dari Deddy Corbuzier, yang menceritakan soal diet OCD yang bikin heboh dan menggerakkan banyak orang untuk mencobanya.

Sekilas tentang diet OCD

OCD adalah satu dari puluhan atau ratusan metode diet di dunia. Penggagas diet OCD adalah Deddy Corbuzier, pria ini sudah membuktikan sendiri manfaat OCD dan disebarkan dalam bentuk ebook gratis. 

Diet OCD menerapkan sistem puasa dan jendela makan (waktu di mana Anda boleh makan).

  • Jendela makan 8 jam, Anda makan dari jam 12 siang sampai jam 8 malam. Anda boleh makan apa saja di jam tersebut. Bebas, makanan apapun yang Anda suka, tetapi tidak boleh rakus dan berlebihan. Di luar jam tersebut, Anda harus puasa, namun boleh minum air putih sesuai kebutuhan (tidak boleh ada kalorinya).
  • Jendela makan 6 jam, Anda makan dari jam 12 siang hingga jam 6 sore. Peraturannya sama seperti jendela makan 8.
  • Jendela makan 4 jam, Anda boleh makan dari jam 12 siang sampai jam 4 sore, atau mulai makan di jam 2 siang hingga jam 6 sore, Anda bisa atur waktunya sesuai kebutuhan. Peraturannya sama seperti jendela makan 8 jam dan 6 jam.

Apakah semua itu benar? Bisa saja. Apakah ada yang salah? Tidak juga.

Setiap pakar pasti punya hasil penelitian dan versi masing-masing. Dan keberhasilan yang mereka rasakan juga salah satunya disebabkan karena teori barunya tersebut.

Makan 6-8 kali sehari 

Tetapi, program acara The Biggest Losers dan para selebriti banyak yang memilih diet dengan makan 6-8 kali sehari. Mengapa demikian?

Dikutip dari IndiaTimes, dikatakan bahwa makan 6-8 kali sehari adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan di dalam tubuh. Sebenarnya proses mencerna makanan sendiri juga merupakan aktivitas membakar kalori. Dan untuk mencerna makanan, kalori itu bisa diambil dari makanan yang Anda cerna. Pertanyaannya sekarang adalah, apakah kalori yang Anda konsumsi seimbang dengan yang Anda keluarkan?

Kalau dihitung secara logika, kalori mencerna makanan tentu tidak cukup besar untuk membakar kalori tubuh. Oleh sebab itu, disarankan agar tetap berolahraga untuk membakar kelebihan kalori di dalam tubuh. Olahraga itu sendiri bisa beragam jenisnya, tetapi umumnya cardio dan angkat bebanlah yang membantu membakar kalori lebih banyak dibandingkan olahraga lain.

Diet makan 6-8 kali sehari biasanya dilakukan oleh mereka yang menderita beberapa penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas lemak perut. Aman untuk dilakukan dan menjadi tips banyak orang yang telah sukses menurunkan berat badan dengan cara sehat.

Makan 6-8 kali sehari juga membantu Anda agar tidak rakus pada makanan. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil, dan tetap menjaga berat badan. Selain itu, cara ini juga akan membantu pencernaan agar tidak drop kondisinya.

Di antara cara diet yang sudah pernah Anda coba, mana yang paling efektif membantu Anda menurunkan berat badan? Share di kolom komentar yuk.

(vem/bee)
What's On Fimela