Jimmy Mashuri, Turun Berat Badan 25 kg Hanya dalam 1 Bulan!

Fimela diperbarui 06 Okt 2013, 09:30 WIB

Sebagai seorang News Reporter, saya dituntut harus memiliki penampilan yang layak untuk melakukan PTC (Piece To Camera) ataupun On Camera untuk sebuah peliputan berita. Terkadang malu rasanya ketika menyadari bahwa saya memiliki bobot tubuh seberat 109 kg.

Pola makan saya waktu itu sehari tiga kali diselingi ngemil hampir setiap saat. Di kantor saya selalu bikin teh manis atau susu dan makan kue-kue atau malah kadang-kadang coklat. Setelah makan siang, sekitar jam 3 sore saya bikin minuman manis lagi dan makan camilan gorengan. Setelah makan malam, saya masih makan roti atau minum es krim. Pokoknya hidup penuh dengan kenikmatan, makan sepuas-puasnya.

Meski hobi makan, saya punya penyakit maag, badan selalu terasa pegal-pegal, dan karena terlalu gemuk, saya jadi mudah capek dan juga mudah terkena flu dan pilek.

Diet Makin Gampang dengan Makan Lebih Sering

Penderitaan tersebut saya alami hingga suatu ketika saya membuka internet dan menemukan iklan PanduanDiet.com arahan Denny Santoso. Saya mencoba daftar lewat email. Saya merasa sangat termotivasi dengan sajian masukan dan arahan yang saya terima dari email PanduanDiet.com. Saya pun akhirnya bertekad dalam hati, bahwa saya HARUS BISA!

Keinginan saya cukup tinggi untuk memelihara bobot badan saya dalam keadaan ideal, salah satunya dengan berdiet dan berolahraga serta tentunya dengan mengikuti arahan dari tiap email yang saya terima dari PanduanDiet.com.

Makan lebih sering tetapi dengan porsi yang terkontrol sesuai dengan arahan PanduanDiet.com, membuat saya lebih percaya diri dan tidak takut gagal. Saya juga selalu memilah asupan makanan yang saya konsumsi yaitu perbanyak makanan berprotein tinggi dan karbohidrat yang terkendali. Semuanya saya lakukan tanpa mengesampingkan olahraga di sebuah tempat kebugaran.

Saya juga belajar bahwa ternyata diet dengan mengurangi porsi makan secara drastis, olahraga berlebihan, hingga meniadakan makan siang atau makan malam adalah cara yang salah. Malah hal-hal tersebut sudah pasti akan membuat diri kita tersiksa atau bahkan jatuh sakit.

Diet sebaiknya juga tidak dilakukan secara buru-buru, akan tetapi lebih ke tujuan jangka panjang. Menurut pengalaman saya, hal pertama yang harus diperhatikan adalah porsi makan atau pengendalian nafsu makan.

Seperti sunah Rasul, "Berhentilah makan sebelum kenyang."Ternyata banyak sekali faedah dari sunah ini. Dan ternyata, makan itu sangat nikmat bila dalam porsi yang cukup. Tidak membuat sakit perut, tidak membuat ngantuk, dan kinerja pada saat jam kerja tidak menurun.

Pola Latihan Jimmy

Untuk olahraganya, pergi ke gym menjadi rutinitas saya sepulang dari kantor. Hampir 6 kali dalam seminggu selama 1,5 jam, saya melakukan olahraga. Setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu, saya latihan beban untuk membentuk otot dan melakukan latihan kardio yang berfungsi membakar lemak. Untuk hari Selasa dan Kamis, saya melakukan latihan kardio sembari diselingi latihan beban dalam skala kecil.

Tak lupa, untuk menghasilkan otot yang sempurna, saya lengkapi latihan saya dengan makan makanan yang kaya protein termasuk susu berprotein tinggi agar semakin cepat mendapatkan bentuk tubuh yang atletis.

Tidak terasa hanya dalam waktu 1 bulan mengikuti PanduanDiet.com, berat badan saya berkurang 25kg, dari semula 109kg menjadi 84 kg. Saya senang sekali. Tapi saya belum puas, saya masih harus bekerja keras agar bisa mencapai berat badan ideal saya yaitu 65 kg dan memiliki otot yang sempurna.

Tak hanya bentuk badan yang membaik, keluhan penyakit saya pun mulai menghilang. Mag, badan pegal-pegal, serta penyakit flu dan pilek yang dulu sangat menyiksa, kini sudah jarang sekali saya rasakan.

Terima kasih kepada @Denny Santoso dan DuniaFitnes.com. Pesan saya, "Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir. Visi tanpa eksekusi adalah lamunan. Eksekusi tanpa visi adalah mimpi buruk."

BACA JUGA : Isman, Merasa Lebih Sehat Sejak Turun 50 Kg

 

[initial]

(vem/df/dyn)