Aku Memutuskan Suntik Mati Karena Operasiku Yang Gagal

Fimela diperbarui 02 Okt 2013, 13:00 WIB

Setiap orang lahir dengan takdir yang berbeda. Ada yang terlahir dengan kelamin wanita, ada juga yang pria. Namun beberapa orang di dunia ini mempunyai keinginan yang berbeda dan memilih untuk mengganti kelamin mereka. Mereka melakukan operasi pergantian kelamin demi terbebas dari kebimbangan di antara dua dunia.

Ada beberapa selebritis Indonesia yang melakukan operasi pergantian kelamin ini. Dorce Gamalama terlahir dengan nama Dedi Yuliardi Ashadi. Setelah beberapa kali tampil sebagai waria dalam beberapa pentas komedi, ia kemudian memutuskan untuk operasi ganti kelamin menjadi seorang wanita. Ia pun menjadi wanita hingga kini, dan bahkan mengenakan hijab. Ada juga Renaldy, mantan artis cilik pria yang yang kini menyandang nama Dena Rachman. Dia memutuskan mengganti kelaminnya karena merasa selama ini dia telah terjebak dalam tubuh laki-laki yang sama sekali bukan dirinya.

Para selebriti tersebut beruntung karena operasi ganti kelaminnya berhasil dan berjalan dengan lancar. Namun di Belgia, ada satu kasus sedih tentang operasi kelamin ini. Seorang transeksual bernama Nathan Verhelst memilih mengakhiri hidupnya karena merasa operasi kelaminnya gagal membuatnya menjadi pria.

Nathan Verhelst terlahir wanita dengan nama Nancy. Dia selalu merasa berbeda dan mempunyai keinginan yang kuat untuk menjadi pria. Semenjak tahun 2009, dia memutuskan untuk menjalani terapi hormon yang nantinya akan mengubahnya menjadi pria. Namun operasi itu tidak berhasil. Dia mengalami sakit yang luar biasa pada bagian dada dan alat kelaminnya tidak terbentuk secara sempurna. Dia merasa menjadi monster karena hal ini.

Nathan yang putus asa akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan melakukan suntik euthanasia. Proses bunuh diri dengan suntik mati ini memang menjadi hukum yang legal di Belgia. Seorang dokter dipilih oleh Nathan karena memang pernah melakukan hal yang sama terhadap seorang kembar yang menderita kanker. Dokter tersebut mengabulkan permintaan Nathan. Nathan menghembuskan nafas terakhirnya di tangan dokter dengan pilihan suntik mati tersebut.

Suntik mati ini memang menjadi hal yang masih kontroversial di Belgia. Beberapa orang menyetujui hal ini, namun banyak juga yang menentangnya karena seperti membenarkan bunuh diri. Terlepas dari itu semua, setiap perbuatan memang mempunyai konsekuensi sendiri yang harus kita pertanggung jawabkan. Setujukah Anda dengan proses ini?

 

(vem/sir)