5 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Tidak Disimpan di Lemari Es

Fimela diperbarui 12 Jan 2014, 12:00 WIB

Lemari es tidak hanya sekedar mendinginkan makanan, tetapi juga membuat usia konsumsinya jadi lebih lama. Teknologi ini bekerja menggunakan pompa panas pengubah fase yang beroperasi dan menolong pengawetan makanan.

Namun tahukah Anda bahwa tidak semua makanan bisa lebih awet dan segar saat disimpan di lemari es?

Berikut adalah beberapa makanan yang tidak dianjurkan disimpan di dalam lemari es.

(vem/bee)
2 dari 6 halaman

Tomat

Courtesy ShutterStock.com

Dilihat dari bentuknya, tomat memang lebih mirip dengan buah. Namun, buah yang satu ini juga dikategorikan sebagai sayuran.

Jika Anda pernah menanam tomat, Anda akan tahu bagaimana tanaman yang satu ini senang berada di tempat yang hangat, bukan tempat yang dingin. Menyimpan tomat di dalam lemari es akan membuatnya jadi kurang segar lagi saat dikonsumsi. Terlihat dari kulit mereka yang mudah kisut dan tidak segar lagi.

Trik menyimpan tomat agar tetap segar dan lezat dikonsumsi adalah di dalam wadah terbuka, namun jauh dari jangkauan sinar matahari langsung. Letakkan di tempat teduh di dalam dapur Anda dan nikmati kesegaran serta kelezatan rasanya.

3 dari 6 halaman

Kemangi

Courtesy ShutterStock.com

Tomat dan daun kemangi sama-sama tanaman pecinta kehangatan. Kemangi tidak akan tahan lama dan mudah layu bila disimpan di dalam kulkas. Apalagi jika tidak dimasukkan di dalam plastik.

Hasil terbaik kemangi adalah memetiknya dan menyimpan di dalam plastik yang diberi lubang udara di suhu ruang. Jauhkan dari jangkauan sinar matahari langsung agar kemangi tetap segar saat akan dipakai.

4 dari 6 halaman

Kentang

Courtesy ShutterStock.com

Umbi yang satu ini menyukai tempat yang sejuk, bukan tempat yang dingin. Cara yang paling benar menyimpan kentang adalah di dalam tempat penyimpanan yang gelap. Namun, tidak semua orang memiliki tempat penyimpanan demikian, terutama di rumah dengan tipe minimalis.

Mengapa tidak dianjurkan menyimpan kentang di dalam kulkas?

Apabila kentang disimpan di lemari es, maka ia konversi pati menjadi gula berlangsung lebih cepat. Alhasil, rasa dan tekstur kentang akan berubah ketika dimasak.

Jadi, cara terbaik menyimpan kulkas adalah di dalam kemasan kertas yang bisa Anda buat sendiri. Kertas jauh lebih baik ketimbang plastik karena masih memiliki pori-pori dan bisa mencegah kentang agar tidak cepat busuk.

5 dari 6 halaman

Bawang merah

Courtesy ShutterStock.com

Bawang merah tidak dilengkapi dengan kulit keras yang dapat melindungi dirinya dari dingin. Oleh karena itu, ia harus disimpan di tempat yang tetap hangat.

Bawang merah harus diberi sirkulasi udara yang baik agar tidak mudah cepat busuk. Ia juga tidak dianjurkan disimpan di dekat kentang, karena akan terbentuk sebuah gas yang membuat bawang merah lekas busuk.

Hindarkan juga bawang merah dari jangkauan sinar matahari langsung karena akan membuat bawang putih jadi pahit. Disarankan menyimpan bawang di tempat hangat dan gelap untuk menghasilkan bawang yang terbaik.

6 dari 6 halaman

Alpukat

Courtesy ShutterStock.com

Buah yang satu ini juga tidak dianjurkan disimpan di dalam lemari es, karena proses pemasakan buahnya akan sangat lambat. Setelah membeli alpukat, bungkus satu per satu alpukat dengan kertas koran, dan simpan di dalam lemari yang tertutup.

Dalam jangka waktu 1-2 hari, alpukat sudah dalam kondisi matang.

Nah, alpukat yang sudah matang ini boleh disimpan di dalam kulkas agar tidak lekas busuk.