Sukses

Lifestyle

Tips Membersihkan Noda Minyak Menumpuk di Kitchen Set, Aman Tanpa Rusak Lapisan

Fimela.com, Jakarta - Set dapur merupakan elemen yang paling mudah terpapar cipratan minyak setiap harinya. Kegiatan memasak, terutama saat menggoreng dan menumis, menyebabkan uap minyak menempel dan secara perlahan membentuk lapisan yang lengket. Jika tidak dibersihkan segera, minyak tersebut akan menumpuk dan menjadi sulit untuk dihilangkan.

Permasalahan minyak yang membandel tidak hanya mengganggu estetika dapur, tetapi juga dapat merusak lapisan dari kitchen set itu sendiri. Permukaan yang tampak kusam, lengket, serta berbau adalah indikasi bahwa minyak telah terlalu lama menempel. Hal ini sering kali terjadi pada kitchen set yang terbuat dari bahan kayu olahan, HPL, maupun yang memiliki finishing glossy.

Banyak orang melakukan kesalahan dalam membersihkan minyak, seperti menggosok terlalu keras atau menggunakan cairan pembersih yang tidak tepat. Metode tersebut justru dapat merusak lapisan dan memperpendek umur kitchen set. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menggunakan teknik pembersihan yang benar dan aman.

Dengan menggunakan metode yang tepat, minyak yang menempel dapat dibersihkan tanpa merusak permukaan kitchen set. Perawatan yang rutin juga akan membantu menjaga kebersihan dapur dan membuatnya nyaman untuk digunakan. Berikut ini adalah tujuh tips efektif membersihkan minyak di kitchen set yang dapat diterapkan di rumah, Selasa (6/1/2026).

1. Gunakan Air Hangat untuk Melunakkan Lapisan Minyak

Penggunaan air hangat sangat efektif untuk melunakkan minyak yang menempel pada kitchen set. Dengan suhu yang hangat, minyak dapat lebih mudah diangkat tanpa perlu melakukan penggosokan yang keras. Metode ini sangat tepat untuk dijadikan langkah awal dalam proses pembersihan. Pertama, basahi kain bersih dengan air hangat dan peras hingga kain tersebut lembap. Kemudian, lakukan pelapisan pada bagian kitchen set yang berminyak dengan gerakan yang perlahan dan merata. Biarkan beberapa saat agar minyak dapat melunak dengan baik.

Setelah proses tersebut, gunakan kain kering untuk mengangkat sisa-sisa minyak yang masih tersisa. Dengan cara ini, permukaan kitchen set akan terasa lebih bersih dan tidak lengket. Metode ini sangat aman untuk dilakukan setiap hari, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang kerusakan pada permukaan kitchen set. Mengingat pentingnya menjaga kebersihan area dapur, langkah-langkah sederhana ini dapat membantu Anda dalam merawat kitchen set dengan baik. Pastikan untuk selalu menggunakan air hangat agar proses pembersihan menjadi lebih efektif.

2. Manfaatkan Sabun Cuci Piring yang Lembut

Sabun cuci piring dirancang khusus untuk mengatasi masalah minyak, karena kemampuannya dalam melarutkan lemak. Penggunaan sabun ini tergolong aman asalkan tidak dilakukan secara berlebihan dan terbebas dari bahan abrasif yang berbahaya. Untuk perawatan kitchen set, disarankan untuk menggunakan sabun yang memiliki formula lembut.

Langkah pertama adalah mencampurkan sedikit sabun cuci piring dengan air hangat hingga terbentuk busa yang ringan. Setelah itu, celupkan kain microfiber ke dalam campuran tersebut dan gunakan untuk mengelap area yang terkena minyak. Pastikan untuk menggerakkan kain dengan arah yang sama agar tidak meninggalkan bekas. Setelah proses pengangkatan minyak selesai, bersihkan kembali permukaan dengan kain bersih yang telah dibasahi air biasa. Terakhir, keringkan permukaan tersebut agar tidak ada noda air yang tersisa. Dengan demikian, kitchen set Anda akan terlihat lebih bersih dan terawat.

3. Bersihkan dengan Campuran Cuka dan Air

Cuka adalah bahan alami yang memiliki karakteristik asam ringan, sehingga sangat berguna dalam proses penguraian lapisan minyak. Bahan ini sangat efektif digunakan untuk mengatasi minyak yang telah mengeras dan sulit dibersihkan. Selain fungsi tersebut, cuka juga berperan dalam menghilangkan bau yang tidak sedap dari berbagai permukaan. Untuk mengaplikasikannya, campurkan cuka dan air dalam perbandingan yang seimbang, kemudian tuangkan ke dalam botol semprot.

Setelah itu, semprotkan secara merata pada area kitchen set yang berminyak. Penting untuk tidak menyemprotkan terlalu banyak cairan agar tidak meresap ke dalam bahan yang ada. Selanjutnya, gunakan kain lembut untuk mengelap permukaan secara perlahan hingga minyak terangkat. Setelah proses tersebut, lap kembali dengan kain yang telah dibasahi untuk menghilangkan sisa-sisa cuka. Terakhir, pastikan untuk mengeringkan permukaan agar tetap terlihat mengilap dan bersih.

4. Gunakan Baking Soda untuk Minyak Membandel

Baking soda dapat dimanfaatkan untuk mengatasi minyak yang telah menempel dalam waktu lama. Teksturnya yang abrasif mampu mengangkat kotoran tanpa merusak permukaan jika digunakan dengan cara yang tepat. Metode ini sangat efektif untuk noda yang sulit dihilangkan. Taburkan sedikit baking soda pada kain lembap, bukan langsung ke kitchen set. Gosoklah secara perlahan pada bagian yang berminyak dengan tekanan yang ringan. Penting untuk tidak menggosok terlalu keras agar lapisan tidak tergores.

Setelah minyak berhasil diangkat, langkah selanjutnya adalah membersihkan sisa-sisa baking soda dengan kain yang dibasahi. Kemudian, keringkan permukaan dengan kain kering untuk memastikan tidak ada residu yang tertinggal. Dengan cara ini, permukaan kitchen set akan tampak kembali bersih dan halus. Metode ini tidak hanya efektif tetapi juga aman untuk digunakan pada berbagai jenis permukaan dapur.

5. Lap Secara Rutin Setelah Memasak

Melakukan pembersihan kitchen set setelah proses memasak merupakan kebiasaan yang sangat bermanfaat. Minyak yang masih baru lebih mudah dibersihkan dibandingkan yang sudah mengering. Dengan menjaga kebersihan secara rutin, kita dapat mencegah penumpukan minyak yang dapat menyulitkan pembersihan di kemudian hari. Untuk membersihkan, disarankan menggunakan kain kering atau kain yang sedikit lembap untuk mengelap permukaan kitchen set.

Perhatikan dengan seksama area sekitar kompor dan backsplash, karena bagian-bagian ini seringkali menjadi tempat menempel minyak dan kotoran. Langkah-langkah sederhana ini berkontribusi dalam menjaga kebersihan dapur agar tetap teratur. Dengan menerapkan kebiasaan ini secara konsisten, kita dapat mengurangi waktu yang diperlukan untuk pembersihan menyeluruh. Selain itu, kitchen set akan lebih awet dan penampilannya tetap terjaga, membuat dapur terasa lebih nyaman digunakan setiap hari.

6. Hindari Spons Kasar dan Cairan Keras

Spons yang kasar dan pembersih berbahan keras dapat merusak permukaan kitchen set. Penggunaan alat yang tidak sesuai dapat mengakibatkan goresan serta memudarkan warna. Kerusakan yang ditimbulkan sering kali bersifat permanen dan sulit diperbaiki. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih spons yang lembut atau kain microfiber saat membersihkan permukaan tersebut.

Selain itu, pastikan untuk menggunakan cairan pembersih yang aman bagi furnitur dapur. Cara ini membantu menjaga lapisan tetap utuh, sehingga kitchen set Anda akan lebih awet. Dengan perawatan yang tepat, risiko kerusakan dapat diminimalkan. Akibatnya, tampilan dapur Anda akan tetap bersih dan menarik, menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan saat beraktivitas di dapur.

7. Gunakan Campuran Garam dan Air Lemon

Campuran garam dan air lemon efektif untuk mengikis minyak menempel sekaligus memberikan efek desinfektan ringan. Metode ini aman untuk kitchen set laminasi dan kayu yang sudah dilapisi pelapis.

Campurkan satu sendok makan garam dengan air perasan lemon, lalu gosok perlahan pada noda minyak. Setelah beberapa menit, bilas dengan kain basah dan keringkan. Metode ini membantu membersihkan minyak membandel sekaligus memberikan aroma segar alami pada kitchen set Anda.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading