Ada Cinta Tersembunyi di Setiap Sendokan Nasi Ibumu

Fimela diperbarui 17 Apr 2014, 15:40 WIB

Masih ingat tidak bagaimana ibu Anda menyendokkan nasi ke piring makan kita? Kadang ibu bertanya apa kita mau tambah nasinya. Mungkin kita pikir, ibu ingin kita banyak makan agar tak kelaparan atau tumbuh menjadi anak yang gemuk.

Ibu memang merupakan sosok yang tiada tara. Ia memberikan seluruh kasih sayang, waktu dan hidupnya untuk keluarga, terlebih anak-anaknya. Saat masih kecil, kita mengingat ibu sebagai sosok yang selalu kita genggam tangannya. Setiap saat kita bisa melihat wajahnya.

Waktu terus berlalu. Kita akan tumbuh menjadi seorang dewasa yang tak lagi betah berlama-lama di rumah. Kalau dipikir-pikir, kapan terakhir melihat wajah ibu kita berlama-lama, sambil ngobrol dan makan dengannya? Yuk kita simak video ini.


Video copyright Youtube/Afuroblue

Kita kadang tak mengerti maksud orang tua. Namun ternyata, di balik pertanyaan, "Mau tambah nasinya?" mungkin ada harapan ibu agar bisa lebih lama bertemu anaknya. Saat masih kecil, mungkin ibu selalu menikmati waktu itu. Namun seiring kita bertambah besar dan sibuk, waktu itu semakin terbatas.

Sedewasa-dewasanya pikiran kita, ada bilik-bilik pikiran orang tua yang tersembunyi dan kadang tak kita pahami. Sembari mereka membiarkan kita leluasa dengan pilihan kita ketika menjadi orang dewasa, terselip harapan agar mereka tak melupakan kita.

Luangkan waktu untuk keluarga dan orang tua Anda. Karena itu adalah kado terbaik yang bisa Anda berikan untuk membalas kasih sayang mereka.

(vem/gil)