Ini Dia Fakta dan Mitos Seputar Kanker Payudara

Fimela diperbarui 09 Mei 2014, 08:30 WIB

Banyak sekali mitos seputar kanker payudara yang beredar di sekitar Anda. Bahkan, tidak sedikit juga yang salah tafsir mengenai kanker payudara yang bisa menyesatkan Anda. Maka dari itu Ladies, yuk ketahui fakta dan mitos seputar payudara berikut guna menambah pengetahuan Anda.

Seperti yang dilansir dari laman MeetDoctor.com, beberapa mitos dan dan fakta seputar kanker payudara di antaranya:

Mitos:Wanita yang memiliki payudara kecil, berisiko lebih kecil terkena kanker payudara.

Fakta: Ukuran payudara sama sekali tidak mempengaruhi risiko terkena kanker payudara. Namun, payudara yang berukuran besar akan sulit untuk mendeteksi kanker payudara.

Mitos:Kanker payudara adalah penyakit turunan. Jadi hanya wanita yang memiliki latar belakang keluarga pengidap kanker lah yang dapat terkena kanker payudara

Fakta: Sekitar 70 persen wanita penderita kanker payudara justru tidak memiliki riwayat keluarga pengidap kanker. Namun, jika ada keluarga yang terkena kanker payudara, misalnya ibu atau saudari sendiri, itu artinya risiko Anda terkena kanker payudara akan meningkat.

Mitos:Pemeriksaan secara rutin dengan mammograms dapat meningkatkan risiko kanker payudara akibat radiasi.

Fakta: Hal ini memang benar, bahwa mammograms menggunakan radiasi. Tetapi jumlahnya sangat sedikit jika dibandingkan dengan manfaat dari tes tersebut. Mammograms dapat mendeteksi adanya benjolan jauh lebih dulu sebelum Anda merasakan adanya masalah di payudara Anda.

Mitos:Menggunakan bra berkawat dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Fakta: Teori bahwa menggunakan bra berkawat dapat menyebabkan kanker payudara adalah mitos belaka. Penggunaan bra berkawat tidak dapat memicu terjadinya kanker payudara.

Mitos:Kanker payudara selalu berawal dengan adanya benjolan.

Fakta: Benar, namun tidak hanya benjolan saja. Selain benjolan, gejala awal dari kanker payudara adalah pembengkakan, iritasi, puting menjadi kemerahan atau bersisik. Dan, kanker payudara juga dapat menyebar hingga ke bagian ketiak.

Mitos:Wanita dengan berat badan yang berlebih, memiliki risiko lebih besar daripada yang berbadan normal.

Fakta: Penderita obesitas memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara, terutama setelah memasuki masa menopause.

Nah Ladies, jangan terlalu percaya dengan adanya mitos ini-itu yang belum diketahui secara pasti kebenarannya. Makanya, lakukan pemeriksaan secara rutin guna mengetahui secara pasti tentang kesehatan payudara Anda.

 

Sumber: MeetDoctor.com

(vem/riz)