Dua Pria Kreatif Membuat Kebun Sayuran Dalam Bunker Bekas Perang Dunia ke-2

Fimela diperbarui 01 Jun 2014, 10:00 WIB

Bawah tanah kota London menyimpan sisa peninggalan Perang Dunia kedua lalu yang masih kokoh berdiri. Bunker yang sangat luas yang telah terabaikan selama puluhan tahun ini kini kembali dapat bermanfaat. Namun, kali ini tidak ada hubungannya dengan perang. Dua pria kreatif, Richard Ballard dan Steven Dring menggunakan bekas bunker ini untuk menumbuhkan aneka tanaman.

Seperti dilansir weburbanist.com, keduanya mengadakan sebuah eksperimen untuk membuat kebun bawah tanah di area yang terletak di ibukota negara Inggris tersebut.

Membuat kebun di bawah tanah ternyata justru memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya, tidak perlu khawatir dengan serangan hama dan serangga, karena mereka tidak hidup di dalam tanah. Kelebihan lainnya adalah mereka dapat berhemat air sekitar 70%. Tanaman di dalam tanah tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh. Mereka hanya perlu memberikan cahaya untuk tumbuhan sehingga dapat berfotosintesis.

Video: copyright youtube.com/Growing Underground

Dengan kebun ini, mereka dapat menyediakan bahan sayuran untuk restoran yang ada di atasnya tanpa dipengaruhi oleh waktu. Tanaman yang tumbuh di sana di antaranya coriander, bawang, lobak, dan sebagainya.

Menarik bukan? Simak foto-foto kebun bawah tanah ini pada galeri berikut.

(vem/cha)