Kiat Mencuci Batik Agar Tetap Awet

Fimela diperbarui 19 Sep 2014, 15:36 WIB

Fashion batik telah lama mendarah-daging di Indonesia. Dengan mudah kita dapat menemukan orang berbaju batik di mana saja. Namun, keindahannya bisa hilang dalam waktu yang tidak lama jika Anda salah merawat dan mencucinya. Mencuci batik tidak boleh sembarangan agar corak dan warnanya tak mudah pudar. Untuk itu, simak tips untuk mencuci batik berikut ini.

    Cuci dengan tangan

    Jangan gunakan mesin cuci untuk mencuci kain atau baju batik karena putaran mesin cuci yang terlalu keras akan membuat coraknya cepat pudar dan luntur.

    Gunakan shampo

    Campurkan 10 ml shampo dengan 10 L air, rendam batik dalam larutan. Anda juga dapat menggunakan detergent yang didesain khusus untuk batik, tetapi sebaiknya hindari penggunaan detergen biasa.

    Air hangat

    Jika batik terkena kotoran yang cukup membandel, coba cuci dengan air hangat dan sabun. Jika noda masih belum mau hilang, Anda dapat mencoba menggunakan kulit jeruk pada bagian yang terkena noda.

    Cara menjemur

    Setelah dicuci, peras batik tanpa menggunakan pengering, lalu jemur di tempat yang tidak terkena terik matahari. Tarik perlahan bagian ujungnya agar seratnya kembali lurus dan normal.

Anda memiliki tips lain dalam merawat batik? Bagikan kiat Anda di kolom komentar, Ladies.

(vem/cha)
What's On Fimela