Dua Guru Wanita Ditangkap Karena Menjebak Siswa Untuk Berhubungan Intim

Fimela diperbarui 20 Jan 2015, 14:30 WIB

Guru itu digugu dan ditiru, itulah ungkapan yang menggambarkan pentingnya peran seorang guru. Penanaman nilai moral agar menjadi manusia bermartabat juga didapat di sekolah, Sekolah yang seharusnya menjadi tempat mendidik generasi bangsa, justru menjadi tempat yang tidak aman bagi siswa.

Seperti yang dilansir oleh Elitedaily.com, dua perempuan yang berprofesi sebagai  guru SMA telah ditangkap karena diduga berhubungan intim dengan siswanya sendiri di sebuah pantai wilayah Orange County. Melody Lippert berusia 38 tahun dan Michelle Ghirelli berusia 30 tahun merupakan guru South Hills High School melakukan perjalanan secara terpisah menuju pantai wilayah San Clemente. Sayangnya, kejadian itu tidak mendapatkan sanksi dari pihak sekolah.

Lippert diduga bertemu beberapa siswa laki-laki di pantai pada November, memberi mereka alkohol dan berhubungan intim dengan siswanya. Menurut kepolisian setempat, ia kembali ke lokasi yang sama beberapa hari kemudian, dan melakukan hal itu lagi. Kali ini dalam sebuah perjalanan pada malam hari, sesuai rencana Ghirelli, mantan guru South Hills yang kini bekerja di kantor Distrik Covina tepatnya di Valley Unified School.

Keduanya dituduh telah melakukan hubungan intim dengan beberapa siswa pria selama perjalanan. Lippert ditangkap atas dugaan konspirasi dan berkontribusi terhadap kenakalan anak di bawah umur, sedangkan Ghirelli ditangkap karena berhubungan intim dengan anak di bawah umur. Jaminan yang dikenakan untuk Lippert sebesar 253 juta rupiah, sedangkan untuk Ghirelli sebesar 633 juta rupiah.

Seorang siswa South Hills menilai Lippert merupakan sosok guru yang baik dan sudah saling mengenal sejak lama, dan tidak menyangka jika gurunya melakukan tindakan tidak bermoral seperti itu.

Kedua wanita itu dibebaskan dari tahanan pada hari Minggu dan segera dijadwalkan untuk menghadiri persidangan pada hari Rabu. Saat ini mereka sedang cuti. Lippert dan Ghirelli bukanlah satu-satunya anggota staf Covina-Valley yang ditangkap bulan ini. Pelatih gulat paruh waktu sekolah setempat juga ditangkap pada 7 Januari lalu karena diduga terlibat dalam pelecehan seksual dengan seorang siswa berusia 17 tahun. Kini guru tersebut masih cuti dari pekerjaannya.

Ladies, memang benar jika sekolah tidak hanya mendidik intelektualitas siswa saja, melainkan juga pendidikan karakter bermoral baik perlu digalakkan, termasuk pada guru juga. Semoga, hal itu tidak terjadi pada anak-anak atau saudara kita.

(vem/nip)