Mari Kenali Penyebab, Gejala Dan Cara Mengatasi Gatal Pada Daerah Kewanitaan

Fimela diperbarui 26 Feb 2015, 13:35 WIB

Ladies, apakah Anda pernah mengalami gatal pada daerah kewanitaan? Dari beberapa study menyebutkan bahwa 1 dari 3 wanita bisa dipastikan pernah mengalami gatal-gatal daerah kewanitaan. Gatal ini sendiri disebabkan oleh banyak hal. Gatal yang terjadi bukan hanya mengganggu kenyamanan sehari-hari, tetapi juga bisa menyebabkan penyakit lain di daerah kewanitaan yang lebih berbahaya.

Saat ini, tidak sedikit wanita dituntut aktif dan energik setiap hari dalam segala hal. Dan hal inilah yang membuat kondisi fisik maupun psikis tubuh wanita saat ini terganggu. Saking aktifnya, tidak jarang wanita mengalami kelelahan. Kelelahan inilah yang dipercaya sebagai penyebab utama terjadinya keputihan pada wanita dan menimbulkan gatal pada daerah kewanitaan.

Bukan hanya itu saja, masih banyak hal yang terkadang kita anggap sepele justru sebagai penyebab daerah kewanitaan gatal. Apa sajakah itu? Dilansir dari intimatehealthhelp.net, inilah penyebab, gejala dan cara untuk mengatasi gatal pada daerah kewanitaan.

(vem/mim)
What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Penyebab Gatal Pada Daerah Kewanitaan

Gatal yang terjadi pada daerah kewanitaan disebabkan oleh ketidakseimbangan Ph di daerah kewanitaan. Ketidakseimbangan ini sendiri menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bakteri berlebih pada daerah kewanitaan sehingga menimbulkan gatal. Perkembangan bakteri ini sendiri biasanya terjadi karena terlalu sering mencuci daerah kewanitaan dimana hal ini menimbulkan kelembaban berlebih. Penyebab daerah kewanitaan gatal juga terjadi karena pola hidup yang kurang sehat.

Wanita yang merokok bahkan dikatakan cenderung berisiko tinggi mengalami gatal pada daerah kewanitaannya. Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi (AKDR / IUD dan IUS) juga dikatakan akan lebih mudah mengalami gatal pada daerah kewanitaan. Perlu Anda tahu juga, faktor genetika bisa menjadi penyebab gatal pada daerah kewanitaan. Ketika Ibu atau saudara mengalami gatal pada daerah kewanitaan, Anda sebagai anak akan mengalami hal yang sama. Satu lagi yang mungkin tidak pernah Anda sadari, Antibiotik merupakan penyebab jelas kenapa daerah kewanitaan gatal.

3 dari 4 halaman

Gejala Gatal Pada Daerah Kewanitaan

Gejala yang bisa Anda rasakan ketika mengalami gatal pada daerah kewanitaan adalah rasa gatal berlebih pada daerah kewanitaan dan sekitarnya. Miss V tidak hanya terasa gatal, tetapi terkadang juga terasa seperti terbakar. Anda mengalami keputihan berlebih atau keluarnya cairan keruh dari daerah kewanitaan.

Ketika Anda merasa bahwa daerah kewanitaan Anda berbau, hal ini bisa jadi sebagai gejala gatal pada daerah kewanitaan. Miss V yang mengalami gatal juga bisa dilihat dengan adanya bengkak, adanya bintik-bintik dan juga daerah kewanitaan bagian luar berwarna merah. Gejala paling mudah yang bisa dilihat adalah rasa gatal yang bisa Anda rasakan. Namun perlu Anda ingat, gejala ini bisa jadi merupakan gejala adanya penyakit yang lebih serius pada daerah kewanitaan Anda.

4 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Gatal Pada Daerah Kewanitaan

Photo: Copyright Thinkstockphotos.com

Agar daerah kewanitaan selalu sehat dan segar serta jauh dari gangguan gatal, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dan kelembabannya. Jika Anda adalah perokok, hentikan kebiasaan buruk merokok tersebut. Hindari pula konsumsi minuman beralkohol dan minuman yang tidak sehat lainnya. Usahakan untuk selalu ganti celana dalam minimal dua kali dalam sehari.

Untuk mengobati gatal pada daerah kewanitaan, gunakan rebusan daun sirih untuk mencuci miss V Anda. Daun sirih tidak hanya menjaga kelembaban daerah kewanitaan Anda saja, tetapi juga membuatnya tetap segar dan mengatasi keputihan. Namun Anda harus ingat, tidak semua gatal pada daerah kewanitaan bisa diatasi begitu saja menggunakan daun sirih. Mengatasi gatal tergantung apa penyebabnya. Karena masing-masing penyebab memiliki terapi dan pengobatan yang berbeda-beda.

Agar daerah kewanitaan lebih terjaga dan sehat, jangan segan untuk segera memeriksakan diri ke dokter ketika Anda mengalami masalah pada daerah kewanitaan Anda. Memeriksakan diri sedini mungkin dan mendeteksi penyakit lebih awal tentu lebih baik dan lebih membantu.