Kisah Duka Seorang Ayah Yang Mengetahui Putrinya Terlibat Prostitusi

Fimela diperbarui 07 Agu 2015, 11:46 WIB

Sebagai orang tua, pasti akan sangat kecewa, hancur dan berduka ketika mengetahui buah hati yang dicintai terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Seiring perkembangan jaman yang semakin maju dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, rupanya banyak anak-anak di bawah umur dengan mudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Sayangnya, pergaulan bebas dari anak-anak ini terlambat disadari oleh orang tua hingga membuat hati orang tua kecewa, hancur serta berduka.

Dilansir dari laman dailymail.co.uk, seorang ayah bernama Gong asal Shenzen, China, harus merasakan kecewa, hancur sekaligus berduka ketika mengetahui putrinya Xiaoqing (13) telah terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Dari laporan yang ada, Xiaoqing juga telah terlibat ke dalam jaringan prostitusi. Temuan mengejutkan ini sendiri berawal ketika sang ayah mengecek aplikasi WeChat di ponsel putrinya.

Gong terkejut ketika melihat percakapan antara putrinya dengan sang bos yang disebut sebagai Jin Yiwen. Dalam percakapan tersebut, berisi penjelasan mengenai harga yang harus ia minta dari para kliennya. Sumber lain yakni shanghaiist.com, mengungkapkan jika mata Gong berkaca-kaca saat bercerita kepada wartawan tentang putrinya.

Gong tidak pernah menyadari bahwa putrinya telah terlibat ke dalam jaringan prostitusi yang mengerikan. Dalam beberapa waktu terakhir, putrinya memang mengalami perubahan yang cukup signifikan. Menurut Gong, putrinya menjadi lebih pendiam dan mudah terpengaruh. Baru-baru ini, putrinya bahkan telah berani mencuri uang, membolos sekolah dan tidak pulang ke rumah. Ayah ini juga mengungkapkan jika ada sekitar 10 gadis lain di sekolah putrinya yang juga terlibat prostitusi.

Kepada wartawan,

Xiaoqing mengatakan jika dalam sekali transaksi, dirinya bisa mendapatkan uang sebesar 200 Yuan atau setara dengan 430 ribu rupiah beserta uang tips untuknya. Gadis 13 tahun ini juga mengungkapkan jika belum pernah ada kliennya yang bertanya tentang usianya.
Sejak Mei, polisi telah menangkap sedikitnya 5 orang untuk mempertanggungjawabkan kasus ini. Xiaoqing sendiri saat ini sedang mendapatkan perhatian dan perawatan khusus dari pihak keluarga terutama ayah.

Semoga kisah dari Gong ini tidak menimpa orang tua lainnya ya. Semoga setelah terbongkarnya kisah ini, Gong lebih berhati-hati dan lebih tegas dalam memantau serta menjaga putrinya. Semoga pula Xiaoqing tidak kembali terjerumus ke dalam pergaulan bebas di kemudian hari.

Untuk setiap orang tua, pastikan bahwa Anda memantau dengan baik keseharian, aktivitas dan keseharian buah hati. Pastikan bahwa mereka tak pernah terjerumus ke dalam pergaulan bebas mengingat masa depan mereka yang masih panjang. Sangat sayang jika masa depan buah hati hancur hanya karena terhambat oleh pergaulan bebas di masa-masa anak-anak maupun remaja.

(vem/mim)