Menderita Diabetes Saat Mengandung, Inilah Risiko Untuk Ibu Dan Janin

Fimela diperbarui 14 Nov 2015, 12:21 WIB

Mengandung atau hamil merupakan suatu hal yang pasti dijalani oleh wanita. Dan saat hamil, semua wanita harus hati-hati dan menjaga kesehatannya maupun kesehatan janin dengan baik. Jika tidak, hal ini sangat berisiko pada keduanya. Perlu kita tahu, salah satu masalah kesehatan yang sangat berisiko pada kehamilan adalah penyakit diabetes.

Diabetes merupakan penyakit serius yang bisa menyebabkan kadar gula darah di dalam tubuh berada di atas ambang normal. Jika pada orang pada umumnya saja diabetes sangat berbahaya dan berisiko, untuk ibu hamil, kondisi ini bisa dikatakan sangat berisiko.

Dikutip dari laman nml.nih.gov, penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan bahwa 7 dari 100 wanita kemungkinan besar mengalami diabetes saat hamil. Hal ini sendiri terjadi karena wanita tersebut tak menjalankan pola hidup yang sehat dan memang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes. Untuk penderita diabetes, ada beragam risiko yang bisa ditimbulkan saat hamil. Risiko tersebut bisa terjadi pada ibu ataupun bayi.

Sedangkan sumber lain yakni Nhs.ukmenyebutkan jika beberapa

risiko diabetes saat hamil pada ibu antara lain adalah pre-eklampsia (sindrom yang ditandai dengan adanya tekanan darah tinggi, naiknya kadar protein dalam urin atau proteinuria dan pembengkakan pada tungkai atau bisa jadi beberapa bagian tubuh lain yang biasa disebut sebagai edema), persalinan prematur, cairan ketuban yang berlebih pada kandungan, mengalami infeksi saluran kandung kemih dan infeksi pada organ intim berupa keputihan akibat jamur atau bakteri.

Sedangkan pada janin, risiko yang memungkinkan terjadi adalah pertumbuhan janin yang melambat, bayi menjadi sangat besar (giant baby), janin berisiko cacat dengan peluang 3 kali lebih banyak dari bayi normal, meningkatnya kadar bilirubin, adanya gangguan nafas karena kelebihan insulin, janin mengalami kekurangan glukosa dan kalsium, janin berisiko mengalami kelainan jantung lebih tinggi, adanya kelainan neurologik dan psikologik pada bayi di kemudian hari dan bahkan bayi bisa mengalami kematian mendadak di dalam kandungan.

Beberapa study mengungkapkan jika apapun tipe diabetes, hal itu tetap saja berbahaya dan berisiko pada ibu hamil dan janin di dalam kandungannya. Jika Ladies memiliki riwayat diabetes sebelum mengandung, pastikan untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokter secara rutin. Pastikan pula bahwa kamu menjaga pola hidup sehat dan sebisa mungkin menghindari konsumsi gula berlebih.

Ibu hamil yang memiliki riwayat diabetes sangat disarankan untuk menjalankan pola hidup sehat, olahraga cukup, membatasi konsumsi gula, konsumsi serat dan vitamin cukup serta konsumsi buah serta sayur dalam porsi cukup. Jangan lupa untuk memiliki istirahat yang cukup juga ya Ladies. Catatan, bila diabetes yang diderita dirasa sangat memberatkan atau membuat tubuh menjadi kurang sehat, jangan langsung minum obat diabetes. Konsultasikan hal ini pada dokter dan mintalah saran dari beliau. Semoga informasi ini bermanfaat.  

(vem/mim)