Hayo, Masih Sering Stalking Facebook Mantan? Dampaknya Bahaya Lho!

Fimela diperbarui 30 Des 2015, 12:50 WIB

Kamu masih sering mengintip dan stalking akun Facebook atau media sosial si mantan kekasih? Atau kamu masih saja iseng menggali info kabar terbarunya dari akun media sosialnya?

Ladies, hati-hati kalau kamu masih sering stalking Facebook mantan. Dampaknya bisa sangat berbahaya, lho. Khususnya dampak bagi kestabilan mental dan hatimu. Bahkan psikolog Tara Marshall yang juga dosen di Brunel University London pun angkat bicara soal hal ini.

Dilansir dari elitedaily.com, menurut Tara, saat seseorang stalking Facebook mantannya, maka perasaannya akan makin susah move on. "Aku menemukan bahwa kegiatan stalking Facebook bisa mengganggu proses alamiah melupakan seorang mantan. Lebih spesifik lagi, aku menemukan kalau kegiatan memata-matai seperti ini bisa menimbulkan rasa tertekan yang lebih parah setelah putus, rasa ingin tahu yang berlebihan tentang kekasih mantan, perasaan negatif serta gairah seksual yang lebih besar pada mantan, dan rendahnya pengembangan diri," papar Tara.

Mungkin kegiatan stalking atau mengintip serta memata-matai akun Facebook mantan terlihat tidak berbahaya. Tapi kalau dibiarkan terus, bisa-bisa kamu akan ketagihan dan makin susah lepas dari candu tersebut.

Semakin sering kamu stalking akun Facebook-nya, makin susah kamu lepas dari hidupnya. Bahkan hidupmu sendiri bisa makin dibuat berantakan karena belum juga bisa lepas darinya. Seolah-olah kamu masih mengharapkan sesuatu yang jelas-jelas sudah tak bisa kamu miliki lagi. Dan ini bisa menimbulkan luka hati yang makin dalam.

Hidupmu bisa malah makin nggak tenang kalau masih belum bisa menghilangkan kebiasaan stalking mantan. Jadi, kalau kamu memang mau benar-benar move on, sudah deh jangan stalking lagi. Sekalipun ada rasa ingin yang kuat untuk mengintip aktivitasnya di media sosial, kamu harus bisa menahan dirimu sekuat tenaga.

(vem/nda)
What's On Fimela