Mantan Balerina Buka-Bukaan Soal Tubuh Gemuknya

Fimela diperbarui 10 Mei 2016, 11:50 WIB

Benarkah kecantikan wanita hanya ditentukan dari bentuk tubuh dan langsing tidaknya tubuh yang dimilikinya? Mungkin selama ini kita beranggapan bahwa wanita cantik itu yang langsing dan ramping. Atau mungkin kita masih beranggapan bahwa seorang wanita baru bisa menemukan kepercayaan dirinya saat bisa mendapatkan tubuh yang lebih ramping. Tapi haruskah seperti itu?

Frostine Shake, wanita berusia 30 tahun yang berprofesi sebagai perias wajah dan model yang tinggal di Austin, Texas ini punya kisahnya sendiri. Dilansir dari buzzfeed.com, wanita lulusan University of Texas ini dulu sangat mencintai balet. Bahkan ia sudah mengikuti kelas balet saat berusia sekitar 6 tahun. Ia terus mengikuti latihan balet sampai usia 16 atau 17 tahun.

Namun, saat remaja, Frostine berhenti jadi balerina. Ia tak tahan dengan tekanan untuk memiliki tubuh kurus. "Aku tak bisa memenuhi tuntutan para instrukturku dan aku memang tak mau melakukannya," cerita Frostine. Walau keluar dari balet, di usia 18 tahun Frostine menemukan sesuatu yang baru.

Ia kemudian mengenal burlesque. Burlesque itu semacam seni hiburan teater, yang terkadang mencampurkan unsur komedi di dalamnya. Sejak keluar dari balet, Frostine mulai mengeksplorasi berbagai macam tipe atau jenis tarian yang bisa memberinya kebebasan dalam berekspresi secara positif. Dan burlesque bisa memenuhi harapannya. Ia bisa menggabungkan tarian, seni, musik, dan fashion di dalamnya.

Saat pertama kali tampil, Frostine akhirnya menyadari dirinya ternyata bisa menyisipkan seni tarian balet ke dalam aktingnya. Sejumlah teman masa kecil Frostine kini menjadi guru balet. Frostine kemudian mengunjungi mereka. "Mereka membantuku menyempurnakan kemampuanku dan mereka membebaskanku berlatih dengan tempoku sendiri," ungkap Frostine. Frostine mengaku sangat menyukai struktur dan disiplin yang menjadi faktor penting dalam seni balet.

Frostine mengaku dirinya bisa terlihat elegan dan kuat berkat kemampuan menggerakkan tubuh dan tangannya yang sangat dipengaruhi oleh seni balet yang dipelajarinya. Walau kini dirinya sudah tak menjadi balerina dan menemukan minat yang lain di burlesque, Frostine jadi salah satu sosok yang mencerminkan betapa bahwa setiap wanita bisa cantik dengan caranya dan keistimewaannya sendiri, tak melulu harus dibebani soal bentuk tubuh atau berat badan yang dipunya.

Ada satu saran yang diberikan Frostine untuk para balerina muda. "Kalau kalian mencintai balet, terus giatlah. Tapi tak masalah juga jika kemudian minat kalian berubah," paparnya. Frostine juga bilang agar tak menyerah jika memang punya impian untuk jadi seorang penari. Hanya saja jangan lupa untuk selalu mengutamakan martabat juga keyakinan dalam diri.

Menari, bagi Frostine bisa membuat tubuhnya merasa lebih hidup. Dia juga berusaha untuk selalu memasukkan unsur seni dalam tariannya. Cara itu pun sangat membantunya untuk mencintai tubuhnya sendiri.

Bentuk tubuh kita mungkin berbeda dari wanita lain. Tapi tak perlu juga minder. Karena tiap wanita punya keindahan dan keistimewaannya sendiri.

(vem/nda)
What's On Fimela