Agar Puasa Lancar Hindari Sahur dengan Menu Cepat Saji

Fimela diperbarui 19 Jun 2016, 02:48 WIB

Berbagai penelitian memaparkan tentang bahaya mengkonsumsi makanan cepat saji bagi kesehatan. Junk food memiliki kandungan lemak, sodium dan gula yang tinggi, hal ini tentu dapat memicu obesitas dan berbagai masalah kesehatan. Hindarilah mengkonsumsi junk food saat sahur sebab dapat mengacaukan diet sehat yang ingin diperoleh saat berpuasa.

Mie instant sendiri, tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi, seperti karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin. Selain itu, mie instant juga mengandung penguat rasa mononatrium glutamat, atau lebih dikenal dengan sebutan MSG, yang bisa menimbulkan rasa haus dan kantuk setelah dikonsumsi. Begitu pula dengan makanan junk food lainnya, mudah membuat Anda lemas dalam beberapa jam setelah dikonsumsi. Junk food mengandung karbohidrat sederhana yang memberikan tambahan energi yang cepat, namun dalam beberapa jam Anda akan merasa lemas dan akan merasa menginginkan karbohidrat lagi.

Untuk menjaga agar tubuh tetap fit dan berstamina selama menjalani puasa, berikut menu sahur yang baik, seperti yang disampaikan dr. Jezzy kepada vemale.

  1. Sangat dianjurkan mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi. Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.
  2. Saat sahur, usahakan untuk membatasi asupan teh dan kopi. Pasalnya, dua asupan tersebut membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.
  3. Menu yang disajikan sebaiknya yang mengandung air yang banyak atau buah sekalian sehingga tubuh tidak dehidrasi parah saat berpuasa nanti. Kurma juga dapat membuat tubuh bugar seharian.
  4. Bila tidak menyukai buah saat sahur, meminum jus buah saja pun cukup baik untuk kelancaran BAB.
  5. Sebaiknya hindari fast-Food, gorengan atau makanan pedas saat sahur karena akan mengganggu pencernaan pada siang harinya.

Selain menu makan sahur yang sehat, porsi makan sahur harus diperhatikan pula. Makanlah dengan porsi normal, seperti hari-hari biasanya. Menambah porsi makan, tidak akan membuat Anda kenyang lebih lama hingga tiba waktu berbuka puasa. Makan yang berlebihan akan membuat perut kekenyangan dan tidak nyaman. Asupan makanan yang terlalu banyak, juga bisa membuat tubuh dehidrasi lebih cepat. Juga jangan makan terlalu sedikit, karena tubuh akan kekurangan cadangan energi sehingga tubuh bisa lemas dan sulit berkonsentrasi kerja

Sumber: meetdoctor

(vem/apl)
What's On Fimela