Menjadi Orang Tua Tunggal Bukan Halangan untuk Sukses

Fimela diperbarui 23 Jun 2016, 12:12 WIB

Menjadi orang tua tunggal bukanlah pekerjaan yang mudah. Apalagi jika kamu memiliki anak lebih dari satu. Anggapan bahwa menjadi orang tua tunggal wanita tidak lebih baik, bahkan dianggap tidak mampu semakin memperburuk keadaan. Banyak ibu tunggal yang sukses dengan kehidupannya, dan bisa jadi cara mereka dapat kamu tiru.

Jika kamu seorang ibu tunggal, berikut adalah cara untuk sukses untuk merawat dan membesarkan anak-anak. Hal ini seperti yang dilansir magforwomen.com yaitu:

    Prioritaskan Olahraga

    Menjaga kesehatan itu penting, maka perlu kamu mengutamakan untuk rutin berolahraga. Menjadi orang tua tunggal, kamu harus bekerja sekaligus merawat anak sendirian. Jadi jangan sampai kamu sakit karena pola hidup[ tidak sehat.

    Menerima Kelemahan

    Ada beberapa hal yang tidak dapat kamu lakukan sendiri. Tidak ada salahnya kamu meminta tolong. Tidak ada salahnya kamu meminta bantuan orang yang profesional untuk mendapatkan hal yang kamu butuhkan.

    Berpikir Positif

    Tidak perlu galau tentang alasan mengapa kamu berpisah dengan suami, atau masalah lainnya. Tidak perlu bicara hal buruk tentang mantan suami kamu di depan anak-anak, bagaimana pun ayah mereka tetaplah pahlawan bagi mereka. Selalu berpikir hal positif akan membuat kehidupanmu berjalan dengan baik.

    Terbuka Dengan Anak

    Buat suasana terbuka di rumah dan terutama kepada anak-anak. Belajar untuk menjalin komunikasi yang baik dengan anak-anak. Dengan selalu terbuka kepada anak-anak, akan membuat kamu lebih mudah memahami mengapa mereka hanya memiliki orang tua tunggal.

    Jangan Lupakan Me Time

    Hal ini penting, kamu perlu waktu untuk sendiri agar lebih memahami apa yang kamu butuhkan. Jalan-jalan dan menikmati waktu sejenak seorang diri akan membuat kehidupan kamu lebih berwarna.

Tidak perlu terlalu keras dalam hidup. Kamu tidak akan bisa menggantikan posisi ayah dalam diri anak-anak. Berikan kesempatan kepada mantan suami kamu untuk bertemu mereka. Bagi anak-anak tidak ada orang tua yang lebih baik. Jadi, mengapa kamu tidak mencoba untuk memahaminya?

(vem/apl)