Menurut Penelitian, Hanya Dengan Beli Ini Bisa Buatmu Bahagia!

Fimela diperbarui 23 Jun 2016, 15:50 WIB

Kata siapa kebahagiaan tak bisa dibeli? Kamu tetap butuh banyak uang jika ingin bahagia. Karena sebuah penelitian baru-baru ini menemukan, bahwa untuk memiliki kehidupan yang bahagia, kamu perlu membeli hal ini.

Namun 'barang' yang membuatmu bahagia sepertinya berbeda dari apa yang selama ini dibayangkan orang. Bukan sepatu, mobil, rumah dan berbagai benda lainnya yang mampu membuatmu bahagia.

Seperti dikatakan Thomas Gilovich, profesor psikologi dari Cornell University, salah satu musuh kebahagiaan adalah sikap adaptasi. Kita beli barang ini itu agar merasa bahagia, tapi itu hanya sesaat. Kita beradaptasi untuk merasa bahagia dengan barang-barang baru tersebut.

Oleh karena itu, Thomas Gilovich melakukan penelitian mengenai kebahagiaan yang dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology itu, disimpulkan bahwa orang akan bahagia jika mau membeli pengalaman berharga untuk kehidupannya, seperti misalnya traveling, berbagi dengan orang lain, menikmati pemandangan alam, dan lain sebagainya.

Dibanding dengan membeli barang tertentu, kebahagiaan akan lebih tahan lama jika kamu bisa memaknai suatu pengalaman yang ada dalam hidupmu.

Peneliti bertanya pada orang-orang mengenai rating kebahagiaan mereka dalam dua hal, secara material dan secara pengalaman. Pada awalnya mereka memberi rating hampir sama untuk keduanya. Pada perkembangannya, mereka mengaku lebih puas dan bahagia dengan pengalaman dibanding dengan barang.

Thomas Gilovich menjelaskan ada alasan di balik hal ini, kita sebenarnya cenderung menyimpan kenangan tentang pengalaman lebih erat dibanding kenangan dengan barang. Bahkan jika itu pengalaman negatif, sebenarnya efeknya bisa jadi positif, bahkan menjadi bahan pembelajaran bagi banyak orang untuk menjadi lebih baik.

Gilovich menemukan bahwa kebanyakan orang menjadi lebih bahagia setelah berbicara tentang pengalaman negatif, bahkan ketika pengalaman itu menyakitkan, meninggalkan luka dan mempengaruhi kebahagiaan mereka. Kenapa? Karena pengalaman bisa membangun karakter seseorang.

Jadi jika ingin merasa bahagia, jangan membeli banyak barang. Belilah lebih banyak pengalaman dalam hidup. Baik itu pengalaman baik maupun buruk. Manusia butuh banyak belajar tentang kehidupan, barulah ia tahu bagaimana cara memaknai kehidupan, barulah kamu bisa belajar merasakan kebahagiaan.

(vem/feb)