Mengurus Anak Seorang Diri Saat Suami Sibuk Kerja, Aku Ikhlas

Fimela diperbarui 13 Nov 2016, 11:20 WIB

Moms, pernah nggak berada di situasi seperti ini? Suami sibuk kerja atau bahkan sedang bertugas ke luar kota, sementara Moms kerepotan mengurus anak-anak seorang diri. Ingin rasanya ada suami di sisi kita untuk bisa membantu. Tapi mau mengeluh atau komplain pun tak ada gunanya juga.

Jika sudah begini, yang bisa kita andalkan adalah kekuatan kita sendiri. Kita perlu bisa memotivasi diri untuk tetap melakukan yang terbaik. Sekalipun lelah mendera atau rasa capek yang dirasa tiada tara, demi yang terbaik untuk anak-anak kita pasti bisa menemukan kekuatan. Kuncinya memang hanya satu, yaitu menjalani semuanya dengan hati yang ikhlas.

Karena Kita Punya Tanggung Jawab untuk Kebaikan Bersama
Mengurus anak bukanlah tugas yang ringan. Ada tanggung jawab besar di dalamnya. Ketika kita jadi orang yang paling diandalkan oleh anak, maka tak ada pilihan yang lebih baik selain melakukan yang terbaik untuknya. Saat ini suami sedang sangat sibuk bekerja, jadi izinkan ia untuk fokus dengan pekerjaannya. Sementara Moms juga harus fokus memberikan yang terbaik dalam usaha mengurus anak di rumah.

“Having kids—the responsibility of rearing good, kind, ethical, responsible human beings—is the biggest job anyone can embark on.” – Maria Shriver


Tak Ada yang Namanya Sia-Sia dalam Usaha Kita Mengasuh Anak
Semua yang kita lakukan untuk anak dengan ikhlas, yakinlah pasti akan memberi kebaikan. Tak ada yang sia-sia dari semua usaha kita. Setiap lelah dan capek yang dirasa akan berbuah pahala yang indah. Imbangi juga dengan banyak-banyak berdoa untuk diberi kesehatan agar bisa selalu berada di samping anak-anak.

“When you are a mother, you are never really alone in your thoughts. A mother always has to think twice, once for herself and once for her child.” – Sophia Loren


Tak Perlu "Cemburu" dengan Kesibukan Suami
Suami sibuk di luar bekerja, menggunakan potensi yang ia punya untuk masyarakat luas. Kadang terbesit keinginan untuk bisa kembali berkarier dan bekerja. Ingin juga bisa menggunakan potensi yang kita punya agar lebih bermanfaat untuk orang lain. Tapi kalau saat ini prioritas utamanya adalah mengasuh anak saat suami sibuk bekerja, maka lakukan saja yang terbaik. Bagaimana pun yang suami lakukan adalah juga untuk kebaikan keluarga.

“We have a secret in our culture, and it’s not that birth is painful. It’s that women are strong.” – Laura Stavoe Harm


Ikhlas Akan Menghadirkan Perasaan Bahagia
Biar sama-sama bahagia, lakukan semua yang kita bisa dengan perasaan ikhlas. Mengasuh anak pun perlu keikhlasan. Rasa capek dan lelah pasti terasa. Apalagi jika suami sedang tidak ada di rumah dan sibuk bekerja. Kita yang bertanggung jawab penuh dengan semua yang ada di rumah. Dan hati yang bahagia bisa didapat dengan mudah melalui perasaan ikhlas menjalani semuanya.

Tetap semangat ya Moms dalam memberikan yang terbaik untuk anak-anak dan keluarga. Tanggung jawab mengasuh anak itu memang milik orang tua. Orang tua yang baik pasti juga akan melakukan yang terbaik untuk buah hatinya, memastikan semua kebutuhannya tercukupi dan menyayanginya dengan sepenuh hati.

(vem/nda)
What's On Fimela