Ibu Sibuk Liburan, Buah Hati Meninggal Karena Kelaparan

Fimela diperbarui 09 Des 2016, 12:35 WIB

Sangat sedih sekaligus miris ketika mengetahui ada buah hati yang diterlantarkan oleh orang tuanya. Ketika kita telah memiliki buah hati, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk senantiasa menjaga, merawat dan selalu ada di sisi buah hati.

Selelah apapun kita, pastikan untuk senantiasa meluangkan waktu dalam menjaga dan memberikan yang terbaik buat buah hati. Jangan sampai, kita justru meninggalkan dan menelantarkan buah hati hanya karena kita ingin memburu kesenangan pribadi kita.

Lalai dalam menjaga buah hati atau meninggalkannya sebentar saja, ini bisa saja membuat buah hati mengalami bahaya, terluka bahkan meninggal dunia. Jika kemarin ada seorang buah hati yang harus meninggal dunia setelah orang lalai dan membiarkannya bermain kabel charger yang menyala, kali ini kisah tragis lagi miris kembali terjadi pada dua buah hati yang masih balita asal Ukraina.



Dikutip dari laman mirror.co.uk, balita bernama Daniil (23 bulan) ditemukan meninggal dunia di rumahnya karena kelaparan. Sementara kakak Daniil yang bernama Anna ditemukan dalam kondisi kritis. Lalu, apa yang terjadi kepada anak-anak ini sehingga mereka sampai kelaparan di rumahnya sendiri?

Jadi begini Ladies, sang bunda yakni Vladislava Podchapko (20) ternyata telah meninggalkan ke dua buah hati di rumah untuk liburan. Tak tanggung-tanggung, perempuan tersebut meninggalkan buah hatinya untuk liburan selama 9 hari penuh. Saat pulang ke rumah, Podchapko menemukan buah hati keduanya telah tak bernyawa. Ia juga menemukan buah hati pertamanya dalam kondisi kritis.

Atas apa yang dilakukan Podchapko, polisi pun akhirnya menangkapnya dan menyatakan bahwa ia bersalah. Ibu muda berusia 20 tahun ini didakwa dengan tuduhan menelantarkan anak-anak dan diancam hukuman penjara hingga 8 tahun. Saat ditangkap polisi, Podchapko sempat membela diri dengan mengatakan bahwa ia tidak tahu jika meninggalkan buah hatinya untuk beberapa waktu bisa membunuh mereka. Ibu muda tersebut mengatakan, "Saya tidak tahu anak saya akan meninggal karena saya meninggalkannya sementara waktu."



Meski ia telah melakukan pembelaan terhadap dirinya, polisi tetap menyatakan bahwa Podchapko bersalah. Sementara itu, para pengguna media sosial yang mengetahui kasus ini mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan ibu muda tersebut sangat keterlaluan. Beberapa netter bahkan meminta polisi menghukum Podchapko dengan hukuman seberat-beratnya. Kalau bisa, ibu muda tersebut dihukum dengan hukuman mati.

Ladies, kisah yang sangat miris dan tragis ya. Kita semua berharap bahwa kisah seperti ini tak pernah terjadi lagi. Kita semua juga berharap bahwa Podchapko mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang telah lakukan kepada buah hatinya

(vem/mim)
What's On Fimela