Banyak yang Mendamba Pasangan Sempurna Tapi Tak Mau Berkaca

Fimela diperbarui 11 Jan 2017, 11:50 WIB

"Aku sih maunya dapat pasangan yang tampan, kaya raya, dan setia."
"Buatku yang penting dia bisa menerima aku apa adanya."
"Pasangan ideal itu yang romantis dan selalu memberi kejutan manis."

Ladies, kalau ditanya soal pasangan ideal, mungkin kamu juga punya jawaban sendiri. Untuk urusan sosok idaman, masing-masing punya pandangan dan pendapat sendiri. Dan pada dasarnya semua jawaban itu bermuara pada satu hal, yaitu sosok yang sempurna.

Kita seringkali mendamba dan menginginkan sosok sempurna untuk dijadikan pasangan hidup. Yang kita impikan hanyalah seseorang yang benar-benar sesuai dengan kriteria dan harapan kita. Cuma kadang kita lupa untuk berkaca. Berkaca apakah kita juga layak dan sudah pantas untuk mendapatkan sosok yang sempurna itu?

Jika Ingin yang Terbaik, Kita Perlu Mengusahakan yang Terbaik Pula
Ibaratnya kita ingin mendapatkan pemandangan sinar matahari terbit terbaik di puncak gunung tapi kita tak mau capek-capek mendaki gunung tersebut. Hasilnya? Ya, kita tak akan mendapatkan keindahan yang kita dambakan itu. Kalau ingin yang terbaik, kita juga perlu mengusahakan yang terbaik juga. Untuk bisa pantas dengan sosok yang di mata kita sempurna, rasanya kita juga perlu memantaskan diri jauh lebih baik pula.



Kita Harus Kembali Ingat Kalau Kita Tak Hidup di Negeri Dongeng
Kita tak hidup di negeri dongeng. Kita juga tak tinggal di dunia drama atau sinetron. Kita ada di dunia nyata. Di dunia nyata tak ada yang benar-benar sempurna. Segala sesuatu ada kelebihan dan kekurangannya. Semua hal memiliki sisi plus dan minus tersendiri. Begitu pula dengan pendampingmu kelak. Jangan sampai nanti kita malah merasa kecewa sendiri karena ternyata ia tak memiliki semua kelebihan yang kita harapkan. Saatnya untuk bisa lebih realistis, Ladies.

Sebuah Hubungan Susah Dibangun dari Ego Semata
Kita ingin semuanya serba sempurna tapi tak pernah kita mau untuk berusaha. Menuntut banyak hal pada pasangan tapi kita sendiri tak mau jika diarahkan untuk bisa lebih baik, hubungan pun akan susah untuk dibangun bersama dengan harmonis. Akan ada sisi yang timpang. Hanya menuruti ego semata, rasanya susah untuk bisa membuat segalanya berjalan dengan baik-baik saja.



Jangan Sampai Jadi Pungguk Merindukan Bulan
Pada dasarnya yang baik akan mendapatkan yang baik. Yang mau mengusahakan yang terbaik juga akan menerima sesuatu yang diusahakan dengan baik. Jangan sampai kita jadi pungguk yang merindukan bulan, menginginkan sesuatu yang mustahil karena semua keterbatasan yang kita punya. Bukan bermaksud untuk merendahkanmu atau membuatmu putus asa dan menyerah mendapatkan yang terbaik. Hanya saja kita juga harus menyiapkan diri menghadapi kenyataan yang ada.

Tapi memang untuk urusan jodoh dan pasangan bisa serba misterius. Terkadang penuh dengan kejutan yang sama sekali tak pernah kita sangka. Yang jelas kita berharap bisa mendapatkan pasangan yang terbaik. Meski mungkin sosoknya tak sesempurna yang kita bayangkan tapi bersamanya kita bisa menjalani hidup yang lebih baik. How do you think about that, Ladies?




(vem/nda)
What's On Fimela