Ternyata Sikap Protektif Pada Anak Tidak Baik Moms, Ini Alasannya

Fimela diperbarui 20 Jan 2017, 15:00 WIB

Dalam mengasuh anak, sebagai orang tua kita memang ingin yang terbaik bagi sang anak. Tak jarang, justru membuat orangtua menjadi super protektif agar buah hati selalu sehat.

Seperti yang dikatakan Dokter Spesialis Anak, dr. Herbowo Agung Soetomenggolo, SpA, sikap seperti itu sebenarnya tidak benar karena dapat membuat orangtua justru stres.

"Sikap berlebihan di mana-mana memang hasilnya akan tidak bagus. Satu sisi orangtua menjadi stres karena menjadi beban," tutur dr. Herbowo.

Dokter Herbowo menjelaskan, sikap berlebihan seperti contoh, orang lain tidak boleh dekat-dekat pada anak kita karena takut tangannya kotor saat memegang anak kita. Hal ini justru membuat anak sulit bersosialisasi.

"Sebaiknya jangan bersikap seperti itu, lebih baik setelah keluar rumah, anak langsung kita bersihkan seperti mencuci tangannya," tambahnya.

Untuk anak sendiri, jangan mencegah anak memasukkan tangannya ke dalam mulut karena itu adalah salah satu cara anak berkembang.

"Jangan takut kotor, karena saat anak memasukkan tangan ke mulut, ia sedang merasakan bagaimana bentuk tangannya atau jari-jarinya. Sebaiknya, selalu cuci tangan si anak agar tidak takut diare dan jangan lupa imunisasi diare," tutupnya.

(vem/asp/feb)