Dulu Penjahit Biasa, Kini Punya 14 Karyawan dan 3 Usaha Bordir

Fimela Editor diperbarui 28 Jul 2021, 07:35 WIB

Sebuah kesuksesan tak terjadi begitu saja. Ada perjuangan dan proses panjang yang pasti dilewati sebelum bisa mencapai sebuah kesuksesan. Begitu pula dalam mencapai kesuksesan membangun sebuah usaha. Seperti kisah seorang pria bernama Anursidik ini.Penjahit sekaligus pemilik Merllin, sebuah usaha jasa jahit ini dulu mengawali usahanya dari nol. Mengetahui akan permintaan pelanggan yang ingin mendapat jahitan yang bagus dan rapi, Anursidik pun mengikuti sekolah kursus jahit. Ia menyadari kalau untuk membuka usaha jahit tidak bisa main-main. "Saya sekolah khusus modis di Cilacap baru bekerja sebagai penjahit dari butik ke butik," ujar Anursidik saat ditemui tim Vemale. Pria berusia 47 tahun ini memang tidak langsung sukses seperti saat ini, ia pun pernah merasakan banting tulang mencari nafkah. "Dari tahun 1988 saya sudah bergelut di dunia jahit. 1988-1992 saya kerja motong pola di butik. Selama itu, saya belajar bagaimana model pakaian yang disukai atau cara jahit profesional. Dan setelah pengetahuan dan modal terkumpul barulah saya memiliki butik yang diberi nama Merllin dari tahun 1993-sekarang," tambahnya.

Perjuangannya pun membuahkan hasil, kini ia memiliki tempat jahit dengan 14 karyawan dan tiga tempat bordir di kawasan Cibinong, Jawa Barat.

"Sekarang istri juga mimpin tukang payet, walau istri basic-nya bukan di dunia ini tapi untuk membantu saya akhirnya ia pun terjun ke bidang yang sama seperti saya," ujarnya. Anursidik yang telah dikaruniai empat anak pun telah berhasil menyekolahkan anak-anaknya. Bahkan, anak keduanya mengikuti jejek sang ayah yang kini sedang bersekolah di sekolah desain di Pemalang. "Anak kedua jika sudah lulus sekolah desain di Pemalang, rencananya akan berkuliah di Universitas Negeri Jakarta," tuturnya.

Menjadi seorang penjahit pun menurut Anursidik sangat menjanjikan bagi keberlangsungan hidup. Buktinya  ia mampu membiayai pendidikan anak-anaknya, memiliki rumah bahkan karyawan, hingga berinvestasi di tanah kelahirannya di Pulau Jawa. "Pekerjaan ini bisa sambil santai karena senang desain jadi hobi yang menjanjikan," tambahnya.Membangun sebuah usaha dan mempertahankannya bukan tanpa kendala. Salah satu kendala yang pernah dialami olah Anursidik adalah saat jahitan sudah selesai tapi tak kunjung diambil oleh konsumen yang memesan. Untuk menyiasatinya agar tak mengalami kerugian, Anursidik pun melelang pakaian-pakaian yang tidak diambil pemiliknya tersebut.Kita doakan semoga usahanya terus lancar, ya Ladies. Kisah Bapak Anursidik ini bisa jadi inspirasi kita yang ingin atau mau merintis usaha sendiri. Sukses membangun usaha memang butuh proses dan siapa saja bisa melakukannya asal memiliki niat dan keteguhan yang kuat.

  • Penghasilan Saya Membaik Sebab Ada Doa dan Motivasi Istri di Sana
  • Tak Bisa Beli Gaun Kelulusan, Kontestan Miss Universe Berikan Ini
  • Didiagnosa Sakit Parah, Gadis Ini Wujudkan Mimpi Prewed Sendiri
  • Belajar Menghargai Perbedaan dari Supir Ojek Online
  • Foto Bareng Anak Dikomen 'Kasihan', Jawaban Artis Ini Mengharukan

(vem/asp/nda)

What's On Fimela