Penelitian Membuktikan, Minum Aspirin Bisa Turunkan Risiko Kanker

Fimela diperbarui 10 Apr 2017, 11:10 WIB

Jika kamu langganan minum obat aspirin, ada kabar penting dan menggembirakan tentang kesehatanmu. Penelitian menunjukkan bukti bahwa penggunaan obat aspirin rutin bisa menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Tapi bukan hanya itu, ternyata konsumsi reguler obat ini juga mampu mengurangi risiko kematian karena serangan beberapa jenis kanker. Sayangnya, belum jelas seberapa banyak konsumsi aspirin bisa membantu menjaga tubuh dari kematian penyakit kanker dan seberapa lama orang harus mengonsumsinya.

Para peneliti yang dipimpin Yin Cao di Massachusetts General Hospital and Harvard Medical School mengombinasikan data dua penelitian besar dan menganalisis penggunaan aspirin dan hubungannya dengan penyakit kanker pada lebih dari 130 ribu orang dewasa usia lebih dari 32 tahun.

Penelitian yang ditunjukkan dalam seminar tahunan American Association for Cancer Research ini menyatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi aspirin secara rutin mengalami penurunan 7% hingga 11% risiko kematian karena serangan kanker, dibanding mereka yang tidak mengonsumsi obat ini.

Manfaat besar lainnya adalah mencegah kanker usus besar. Pengguna aspirin bisa menurunkan risiko kematian kanker usus besar hingga 30%, dibanding mereka yang tidak minum obat ini. Wanita yang mengonsumsi aspirin juga mengalami penurunan risiko kanker payudara, dan pria yang mengonsumsi aspirin mengalami penurunan serangan kanker prostat.

Menurut penelitian, orang bisa mendapatkan manfaat cegah kanker dari aspirin jika minum dua hingga tujuh dosis (325 mg per tablet) per minggu. Orang yang minum setengah hingga 1,5 tablet per minggu juga menunjukkan penurunan risiko kanker.

Belum jelas bagaimana bisa aspirin bisa menurunkan risiko kanker, diduga aspirin bisa mengurangi inflamasi dalam tubuh sehingga mengurangi risiko tumbuhnya sel tumor abnormal. Jadi, jika kamu termasuk pengguna aspirin, bersyukur lah karena ternyata kamu juga bisa sekaligus mencegah kanker.

(vem/feb)