Sedih Kehilangan Istri Tercinta, Kakek Berhati Mulia Bagikan Kue

Fimela diperbarui 12 Apr 2017, 11:41 WIB

Setiap orang pasti akan merasa sedih ketika mendapati orang tercintanya telah dipanggil yang Maha Kuasa atau meninggal dunia lebih dulu. Meski begitu, setiap orang yang telah kehilangan tak boleh larut dalam rasa duka yang terlalu dalam serta lama.

Dikutip dari laman today.com, seorang kakek bernama Leo Kallner (98) juga merasa sangat sedih ketika mendapati istri tercinta yang telah mendampinginya selama 72 tahun meninggal dunia. Istrinya yang bernama Madelon meninggal dunia pada tahun 1993 akibat penyakit komplikasi yang dideritanya.

Sepeninggal sang istri, kakek Kallner mengaku sangat sedih, terluka dan berduka. Kakek asal Hastings, Nebraska tersebut mengatakan, "Aku tak tahu harus melakukan apa dengan diriku sendiri. Aku merasa sangat kehilangan. Itu sangat menyakitkan. Aku jadi lebih banyak bermuram durja dan menyendiri. Tapi, aku mulai berpikir bahwa aku tak boleh seperti itu terus menerus. Aku harus melakukan sesuatu yang baik agar istriku senang di sana."

Setahun setelah sang istri meninggal, kakek Kallner memutuskan untuk membuat kue kesukaan istrinya di rumahnya dan membagikan kue tersebut ke orang-orang yang membutuhkan. Kakek berhati mulia itu mulai rutin membuat kue dan menyerahkannya ke badan amal, ke organisasi masyarakat lokal dan tunawisma sekitar tempat tinggalnya.

Beberapa kue yang dibuat kakek Kallner antara lain adalah kue cokelat, pie susu dan kue bolu. Semua kue-kue itu adalah kue kesukaannya, kesukaan sang istri dan ibunya. Membuat dan memanggang kue menjadikan kakek 98 tahun ini merasa bahagia dan lebih sibuk.

Kakek Kallner mengatakan, "Aku suka melakukannya. Saat mengetahui orang lain bahagia dengan apa yang kita berikan pada mereka, itu akan membuat kita merasa lebih bahagia. Aku akan terus memberikan kue-kue buatanku pada orang-orang yang membutuhkan selama aku masih bisa melakukannya. Menebar senyum untuk semua orang akan membuat kita jadi lebih bahagia, dicintai semua orang dan tak lagi kesepian."

"Aku menyukai semua orang dan aku tak pernah menyimpan dendam. Ini membuatku sangat bahagia. Aku harap aku bisa hidup bahagia selamanya hingga akhir hayatku tiba," tambahnya.

(vem/mim)