Sudah Lulus & Terjun di Dunia Kerja, Ini Realita yang Akan Kamu Rasakan

Fimela diperbarui 27 Agu 2017, 08:30 WIB

Bangga dan bahagia tentu dirasakan oleh setiap orang yang telah berhasil lulus dari masa studinya. Baik itu lulus dari Sekolah Menengah Atas, Perguruan Tinggi jenjang S1, S2 hingga S3. Ada perasaan lega dalam dada ketika telah menyandang status lulus dan memegang ijazah.

Namun ladies, jangan merasa terlalu bangga dan bahagia karena sudah lulus serta menyandang gelar khususnya gelar sarjana. Di balik kelulusan kita, ada tanggung jawab besar yang sudah menanti di depan mata. Tanggung jawab untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa, lebih mandiri, lebih semangat dan tanggung jawab lainnya seperti halnya mendapatkan pekerjaan juga balas budi pada orang tua yang telah menyekolahkan kita.

Dengan lulus dari masa study, ini berarti kehidupan yang baru harus dimulai. Kehidupan di mana kita tak boleh bergantung pada orang tua lagi. Ada beragam realita yang dapat kita temukan setelah lulus dari masa studi dan terjun di dunia yang sebenarnya, dunia masyarakat serta dunia kerja. Apa saja realita tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Punya Ijazah Tidak Menjamin Kamu Segera Dapat Kerja

Telah memiliki ijazah di tangan tidak menjamin bagi kamu untuk segera diterima kerja. Ada banyak orang lain di luar sana yang juga telah memegang ijazah sepertimu. Hampir sama dengan susahnya mendapatkan tempat pendidikan pilihan, mendapatkan pekerjaan pilihan juga harus dilakukan penuh perjuangan.

Butuh Waktu Untuk Bisa Meraih Jabatan Tinggi di Tempat Kerja

Walau nilai di ijazahmu sangat baik dan patut dibanggakan, kecerdasanmu juga tak diragukan, di dunia kerja kamu harus memulai semuanya dari titik terbawah. Sementereng apapun pekerjaan kamu, butuh waktu agar kinerjamu diakui dan jabatanmu menjadi semakin tinggi.

Gaji Akan Terasa Kurang Jika Gaya Hidupmu Berlebihan

Seberapa pun besar gaji yang kamu dapatkan setiap bulannya, ini akan terasa kurang jika gaya hidupmu berlebihan. Gaji juga akan terasa kurang jika kamu tidak bisa mengaturnya dengan baik. Sadar atau tidak, semakin besar gaji yang diterima, kebutuhan rasanya juga akan semakin besar. Agar gaji tak cepat habis, penting untuk mengatur keuangan sebaik mungkin. Penting juga untuk menerapkan gaya hidup sewajarnya sesuai kemampuan.

Membantu Orang Tua Membuat Perasaan Bahagia

Ketika kamu telah mendapatkan penghasilan sendiri dan sesekali bisa meringankan beban orang tua, ada rasa bahagia dan tenang di dada. Mengingat perjuangan keras orang tua yang menyekolahkanmu selama ini dan akhirnya kamu bisa membantu mereka, tentunya ini bikin perasaan jadi lebih bangga serta bahagia. Semakin dewasa, kamu pun bisa menjadi pribadi yang semakin dewasa, tenang serta sabar juga berpikir jernih.

Sibuk Kerja Tak Lagi Membuatmu Galau Perkara Hati

Kesibukan di dunia kerja tidak jarang akan membuatmu merasa lebih semangat dan terbuka. Ini juga bisa membuatmu tak lagi menggalaukan perkara hati. Menariknya, kamu bahkan tidak mau menanggapi drama tak penting menyoal hati. Karena kamu percaya urusan hati sudah digariskan oleh yang Maha Pemilik Hati.

Berbagi Menjadi Aktivitas yang Tak Terasa Berat Lagi

Dengan pekerjaan yang kamu punya dan gaji pasti yang diterima setiap bulannya, kamu pun akan lebih ringan tangan untuk berbagi. Tak hanya kepada saudara terdekat, tetangga terdekat dan orang-orang terdekat, berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan di luar sana akan terasa ringan dan justru semakin menyenangkan.

Itulah beberapa realita yang akan kamu rasakan setelah lulus dan terjun ke dunia kerja. Walau terkadang ada beberapa hal masih mengganjal di pikiran kamu seperti halnya perihal jodoh dan masa depan, seiring dengan semakin dewasanya kamu, kamu akan lebih bisa menerima semua keadaan yang kamu jalankan.

Well, tetap semangat dan percaya bahwa apa yang kamu jalankan akan baik-baik saja dan menuai kebahagiaan suatu saat nanti. Dengan catatan, kamu selalu berada di jalan yang benar dan diridhoi orang tua, semesta juga pemilik segalanya yakni Tuhan.

(vem/mim)