Review: Buku #GIRLBOSS Karya Sophia Amoruso

Fimela diperbarui 15 Jan 2018, 11:15 WIB

Judul: #GIRLBOSS
Penulis: Sophia Amoruso
Penerbit: Penguin Group, USA (2014)

Pernah dengar sosok wanita sukses dan inspiratif bernama Sophia Amoruso? Ia adalah pendiri Nasty Gal, sebuah ritel Amerika yang fokus menyediakan produk fashion untuk para wanita muda yang sudah sangat terkenal. Buat kamu pecinta fashion pasti sudah nggak asing lagi dengan ritel tersebut.

Wanita kelahiran 1984 ini memiliki kisah hidup yang begitu unik dan menarik. Dalam bukunya yang berjudul #GIRLBOSS ini menuliskan kisah hidupnya dari mulai latar belakang keluarganya, pengalamannya di sekolah, berkali-kali mencoba pekerjaan sampingan, hingga akhirnya nyemplung ke dunia bisnis fashion yang membawa namanya terkenal hingga saat ini.

#GIRLBOSS ditulis dalam 11 bab, antara lain So You Want to Be a #GIRLBOSS?; How I Become a #GIRLBOSS; Shitty Jobs Saved My Life; Shoplifting (and Hitchhiking) Saved My Life; Money Looks Better in the Bank Than on Your Feet; Hocus-pocus: the Power of Magical Thinking; I Am the Antifashion; On Hiring, Staying Employed, and Firing; Taking Care of (Your) Business; Creativity in Everything; dan The Chances.

Di awal buku, Sophia menuliskan kronologi singkat perjalanan hidupnya sampai bisa sukses menjadi CEO yang memiliki 350 karyawan. Kesuksesan tersebut jelas tidak ia dapat semudah membalikkan telapak tangan. Ada berbagai alasan dan "kondisi terpaksa" yang kemudian membuatnya terjun di dunia bisnis fashion.

Saat duduk di bangku sekolah dasar, Sophia sempat diduga mengidap ADD dan Tourette's syndrome. Saat SMA, dia pernah didiagnosis menderita depresi dan ADD (lagi). Ada banyak obat yang harus dikonsumsinya tapi ia malah memutuskan untuk menjalani homeschooling. Ketika kedua orang tuanya bercerai, ia memilih untuk hidup sendiri dengan menyewa sebuah apartemen. Berbagai pekerjaan pun dicobanya. Tapi ia sempat kecanduan mengutil (sebuah kebiasaan yang memang tak bisa dibanggakan dari hidupnya). Sampai ketika ia mengidap hernia, untuk bisa mengobatinya ia harus memiliki asuransi kesehatan. Dan untuk bisa memperoleh asuransi kesehatan dia harus punya pekerjaan. Dari situlah kemudian ide membuat Nasty Gal perlahan muncul.



Bisnis fashion yang didirikan Sophia pun berawal dari usahanya membuka toko online via eBay dengan nama Nasty Gal Vintage. Karena memiliki kejelian tersendiri dengan model dan tren fashion, Sophia bisa menjual berbagai koleksi yang lain dari biasanya. Buat yang ingin sekaligus belajar mendirikan sebuah usaha online, kisah Sophia bisa jadi inspirasimu. Kita jadi banyak tahu soal bagaimana sebuah usaha online dimulai dari nol. Juga mengetahui berbagai hambatan atau tantangan yang mungkin muncul dalam perjalanan.

Pada dasarnya Sophia adalah seorang introver. Tapi seiring dengan berkembangnya bisnis yang ia jalankan, ia pun berusaha untuk menyesuaikan diri bisa bertemu dan berkomunikasi dengan banyak orang. Termasuk ketika harus tampil diundang untuk tampil di depan publik. Saat usahanya mulai menanjak sukses, dia harus menerima banyak tanggung jawab baru. Apakah mudah? Tentu saja tidak, Sophia mau tak mau harus menghadapi semuanya sebaik mungkin.



Buku #GIRLBOSS ditulis dengan bahasa yang ringan oleh Sophia. Sehingga tak terkesan menggurui. Bahkan kita akan ikut terbawa dengan candaan yang dibuat olehnya. Selain berisi kisah hidupnya, di buku ini Sophia juga membagikan sejumlah tips bermanfaat. Mulai dari tips soal keuangan, mengasah pola pikir positif, membangun dan menjalankan bisnis, cara untuk merekrut karyawan baru, hingga mempertahankan sebuah usaha.

Di buku ini Sophia tak menjanjikan janji manis untuk bisa sukses dalam sekejap. Tapi membuat kita terdorong untuk menemukan jalan kesuksesan kita sendiri dan memperjuangkannya. Membaca #GIRLBOSS benar-benar sangat membuka pikiran dan menghadirkan energi positif yang baru.





(vem/nda)