Review: Buku Jatuh dan Cinta - Boy Chandra

Fimela diperbarui 16 Mar 2018, 19:30 WIB

Judul: Jatuh dan Cinta
Penulis: Boy Chandra
Penyunting: Dian Nitami
Penyelaras akhir: Fenisa Zahra
Perancang sampul: Katalika Project
Ilustrasi sampul: Bambang Nurdiansyah
Penata letak: Didit Santoso
Cetakan kedua, 2017
Penerbit: mediakita

Ada banyak sekali hal yang tak bisa kuutarakan, maka kutuliskan saja. Semua perasaan yang tak tersampaikan, hal-hal yang mungkin terasa menyakitkan, perihal kamu dan dia yang rumit, atau catatan-catatan yang tak pernah kukirim langsung untukmu, tetapi kutulis dalam sedihku.

Semua perasaan itu akhirnya membuatku mengerti arti jatuh dan cinta. Aku–atau kamu–akan selalu punya alasan untuk kembali bangkit. Meski banyak perjalanan yang pernah terasa begitu sulit.

Maafkan jika beberapa hal dariku terasa menyakitkan. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa ada bagian yang terlalu sulit dikatakan, tetapi harus tetap kukatakan. Sulit untuk kutolak, tetapi tetap harus kutolak. Sebab, aku harus tega membunuh semua rasa yang hanya akan mempersulit bagian-bagian hidupku. Perasaan yang jika kuturuti tak juga baik untukmu.

Semoga kamu mengerti, bahwa tidak semua hal baik bisa dilalui dengan menyenangkan di dunia ini.

***

Jatuh dan Cinta, berisi kumpulan prosa yang membahas berbagai aspek dan hal seputar perasaan. Tak hanya mengenai perasaan cinta tapi juga berbagai nasihat dan kata-kata indah yang bisa menghadirkan semangat baru menjalani kehidupan. Bisa dibilang, buku ini bisa jadi suplemen atau penguat untuk bisa kembali menyembuhkan hati yang luka dan mengatasi bad mood yang mungkin sedang melanda.

Buat kamu yang lagi baper atau butuh suntikan energi dan semangat, membaca prosa-prosa Boy Chandra ini bisa cukup menghibur. Terdiri dari lima bagian, kita akan dibawa hanyut oleh tulisan-tulisan yang sangat mengena di hati. Mulai dari soal memaknai arti kenangan, belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi, mengatasi kesedihan akan luka atau kepahitan yang baru saja dialami, belajar untuk merelakan dan mengikhlaskan, hingga memaknai arti cinta dengan perspektif yang lebih luas lagi.

Buku ini bisa dibaca runtut dari depan ke belakang, bisa juga dibaca acak. Sebenarnya akan lebih memudahkan bila disertai daftar isi mengingat banyaknya prosa menarik di dalamnya yang pastinya akan lebih cocok dibaca bila disesuaikan dengan mood. Setiap judul prosa pun sangat quotable. Cocok dijadikan kutipan bahkan penyemangat untuk mengatasi hari-hari yang kelabu.

Perasaan kadang aneh sekali. Awalnya sayang jadi benci. Awalnya mendewakan seseorang akhirnya bisa berniat membinasakannya.
(hlm. 22)



Siapa saja yang cocok membaca Jatuh dan Cinta? Wah, rasanya siapa saja yang sedang galau, baper, butuh penyemangat, bahkan yang sedang ingin belajar memahami perasaannya sendiri sangat pas membaca buku ini. Yang pernah jatuh cinta, yang pernah merasakan kehilangan, hingga yang ingin berusaha membuka lembaran hidup yang baru sangat pas membaca buku ini. Banyak kata-kata motivasi dan positif di dalam buku ini yang bisa dijadikan moodbooster.

Berbagai emosi dan perasaan juga dibahas di prosa-prosa Boy Chandra ini. Soal jatuh cinta (pastinya), memaknai perasaan mencintai dan dicintai, mengatasi kesedihan dan kegalauan karena perpisahan atau kehilangan, juga soal pencarian makna hidup untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dengan sudut pandang yang lebih positif.

Hal terjahat dari seseorang yang pernah mencintai, selain mematahkan harapan orang itu adalah saat kamu bahagia memperlihatkan kebahagiaanmu pada seseorang yang kamu tahu masih berharap padamu.
(hlm. 148)



Diksi kumpulan prosa Jatuh dan Cinta ini juga indah dan sangat mudah diikuti. Kita bisa langsung memahami pesan yang disampaikan. Meski beberapa judul mungkin membahas hal yang hampir mirip tapi pemilihan kata yang baik membuat setiap judulnya jadi meninggalkan pengalaman membaca yang berbeda.

Sulit untuk menentukan prosa mana yang paling disuka dari buku Jatuh dan Cinta ini. Banyak sekali judul yang menarik dengan kata-kata yang begitu indah dan berkesan. Hati dan perasaanmu pun akan terasa lebih hangat ketika membacanya. Biar nggak makin penasaran, segera miliki Jatuh dan Cinta-mu sendiri ya ladies.





(vem/nda)