Begini Cara Sutopo PN Gunakan Twitter untuk Tangkal Hoax

Vinsensia Dianawanti diperbarui 05 Des 2018, 19:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Kepala Pusat Data nformasi dan Humas BNPB Sutopo PN begitu akrab dengan media sosial. Akunnya di Twitter yang bernama @Sutopo_PN menjadi salah satu akun yang menjadi perhatian warga net. Salah satu tweetnya yang cukup terkenal adalah ketika Sutopo bertemu Raisa dengan tagar #SutopoMeet Raisa. Tagar ini berawal dari Sutopo mention Raisa ketika terjadi bencana Palu dan Donggala.

Dalam sebuah acara, Sutopo mengaku bahwa ia menggunakan Twitter tidak hanya sekedar berbagi cuitan. Salah satunya tentang penyintas kanker paru-paru untuk tetap semangat melakukan pelayanan dan pekerjaannya. Tak lupa untuk meminta penyintas kanker tetap sabar dan terus berdoa. Karena sebagai penderita kanker paru-paru stadium 4B, Sutopo PN masih setia melakukan pelayanan terlebih jika terjadi bencana.

Bagi Sutopo, peran media sosial khususnya Twitter sungguh luar biasa. Sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Twitter menjadi sarana yang cukup efektif untuk menangkal hoax terkait bencana.

"Terkait dengan bencana Twitter sangat efektif menyampaikan update terkini. Terlebih bencana besar. Seperti pas pesawat Lion Air. Saya termasuk orang pertama yang mendapat video dari relawan. Namun tidak langsung saya post. Namun begitu Basarnas menyampaikan informasinya melalui konferensi pers, barulah videonya disebar," ujar Sutopo Purwo Nugroho ketika ditemui dalam acara #RameDiTwitter2018 di Kuningan, pada Rabu (5/12/2018).

Ketika terjadi sebuah bencana memang kerap tersebar video amatir yang patut diragukan kebenarannya di media sosial. Bahkan terkadang video amatir yang disebar merupakan video dari kejadian yang sudah lama terjadinya. Misalnya saja ketika bencana meletusnya Gunung Agung. Banyak video amatir yang tersebar soal bagaimana Gunung Agung meletus. Namun ternyata video itu merupakan peristiwa Gunung Sinabung yang sudah terjadi sebelumnya.

 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPD Sutopo PN gunakan Twitter untuk tangkal hoax (Foto: Vinsensia Dianawanti)
2 dari 2 halaman

Twitter sebagai sarana penangkal Hoax

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPD Sutopo PN gunakan Twitter untuk tangkal hoax (Foto: Vinsensia Dianawanti)

Twitter yang kerap digunakan sebagai sarana penangkal hoax, membuat akun Sutopo menjadi rujukan bagi beberapa media asing. Bahkan ia pernah dinobatkan sebagai Tokoh Teladan Hoax. Tak heran, jika terjadi bencana akun Twitter Sutopo dijadikan sebagai sarana mencari informasi tentang warga asing yang berada di tempat kejadian.

"Banyak orang asing yang DM saya ketika Gunung Agung Meletus. Dia mau menikah di Ubud. Apakah Ubud aman? Saya jawab, aman," ujar Sutopo.

Apa yang dilakukan Sutopo melalui Twitter menjadi bentuk pengembalian kepercayaan wisatawan asing untuk berkunjung ke Indonesia. Terlebih jika terjadi bencana di daerah pariwisata yang kerap kali mengalami penurunan pengunjung secara signifikan pasca gempa. Dengan memberikan informasi yang akurat, Sutopo berusaha menangkal kabar tidak benar yang menyebar ketika terjadi peristiwa besar seperti bencana.

Menangkal hoax tidak bisa dilakukan oleh Sutopo sendiri. Terlebih peristiwa seperti bencana alam diperlukan informasi seakurat mungkin perihal kejadian dan korban. Sebagai pengguna setia media sosial, Sahabat Fimela perlu lebih cerdas menangkal dan tidak ikut menyebarkan segala bentuk berita hoax.