Dari Artis Jadi Keluarga Kerajaan Inggris, Begini Perubahan Meghan Markle!

Fimela diperbarui 18 Mei 2018, 14:10 WIB

Pernikahan Pangeran Harry dengan Meghan Markle pasti membuat Meghan harus menyesuaikan diri dengan tradisi dan kelas Royal Family. Bukan hanya soal status sosial dan pernikahan saja, untuk menjadi bagian dari royal family seutuhnya, Meghan juga wajib mengubah penampilannya.

Tentu saja masa transisi ini bukan hal yang mudah bagi Meghan mengingat latar belakangnya yang bukan dari keluarga bangsawan. Terlebih, profesinya adalah sebagai artis sebelum berpacaran dengan Pangeran Harry. Ya, Meghan memang dikenal dengan gayanya yang santai dan casual. Rambut ikalnya biasa digerai atau digelung ala messy bun. Begitu pun dengan make up look yang biasa terlihat bold atau aksesoris mencolok. Semua itu harus rela "dibuang" jauh-jauh oleh Meghan demi menjadi bagian dari keluarga kerajaan.

Bukan tanpa sebab Meghan rela menjalani semua "ritual" di atas. Kerajaan Inggris sendiri memiliki aturan untuk berpenampilan bagi para wanita dan pria yang harus ditaati. Meski Meghan sendiri belum resmi menjadi istri Pangeran Harry, namun wanita berkulit eksotis tersebut telah menunjukkan perubahan yang cukup positif lho. Seperti apa perubahan fashion Meghan Markle dari waktu ke waktu?

Saat menjadi publik figur, Meghan Markle kerap mendatangi acara-acara formal dengan memadukan blazer hitam dan legging kulit yang tampak chic. Meski terkesan stylish namun peraturan kerajaan sendiri melarang anggota bangsawan untuk tampil di muka umum dengan mengenakan legging. Meghan pun mengganti penampilannya dengan celana kain yang terlihat lebih "sopan" untuk acara formal. Tanpa terkesan kuno, Meghan berhasil menyulap look-nya agar tetap terlihat stylish dengan tetap memamerkan siluet kaki jenjangnya.

Selain celana kain, Meghan juga diperbolehkan untuk mengenakan rok sebagai bawahan dari blazernya. Namun lagi-lagi rok yang ia pilih tak boleh sembarangan. Dalam foto di atas menunjukkan penampilan Meghan saat masih aktif membintangi serial televisi, ia tampak chic dengan blazer dan mini skirt bermotif senada. Akan tetapi nantinya ketika ia sudah sah menjadi anggota keluarga kerajaan, mini skirt kesayangannya tersebut harus disingkirkan jauh-jauh. Pasalnya, aturan dari kerajaan sendiri melarang para wanita untuk mengenakan rok yang potongannya di atas lutut.

Hal tersebut sudah dipraktekkan oleh Ratu Elizabeth, Putri Diana dan Kate Middleton saat menghadiri berbagai kesempatan. Bahkan Ratu Elizabeth sendiri memiliki standard khusus dalam mengenakan rok, yakni anti mengenakan kain yang terkesan ringan. Bukan tanpa alasan, menurut Ratu Elizabeth, kain rok yang berat akan menghindarkan diri dari wardrobe malfunction alias terpaan angin kencang saat berkunjung ke luar istana.

Say No to Cleavage!

Seorang wanita yang menjadi anggota resmi keluarga kerajaan diharuskan memiliki citra yang baik, terutama saat mereka diminta untuk bertugas mendampingi suami di luar istana. Selain berpakaian formal dan rapi, para wanita juga diminta untuk tidak memperlihatkan belahan dada secara berlebihan. Meski terkesan kaku dan konvensional, mau tidak mau Meghan harus mengikuti aturan ini nantinya.

Sebelum resmi menjadi kekasih dari Pangeran Harry, Meghan Markle kerap mendatangi red carpet dengan gaun berpotongan rendah di bagian dada. Meski terlihat seksi, hal ini justru dilarang oleh istana. Yup, gaun berpotongan rendah is a big no no. Untuk menyiasati hal tersebut, biasanya mereka menggunakan clutch atau dompet kecil sebagai alat untuk menutupi bagian belahan dada mereka. Hal tersebut sempat beberapa kali ditunjukkan oleh Putri Diana di berbagai kesempatan. Begitu pun dengan Meghan Markle saat ini.

Tak lagi memakai gaun berpotongan rendah, Meghan justru terlihat semakin atraktif dengan blouse-nya. Perlahan tapi pasti, ia sudah mulai menunjukkan penampilannya yang anggun bak bangsawan. Way to go, Meghan!

Make Up Simpel

Selain cara berpakaian, ada beberapa aturan kerajaan yang harus dipatuhi oleh Meghan, salah satunya tentang cara memoles make up. Ya, untuk menjadi anggota bangsawan seutuhnya, Meghan juga harus menyesuaikan diri dengan hal ini. Padahal sebelumnya, wanita yang lahir di Los Angeles ini memang terkenal dengan look yang bold, lengkap dengan smoky eyes dan lipstik merahnya.

Make up yang simpel bahkan cenderung nude memang sudah identik sekali di kerajaan Inggris. Kamu bakalan susah banget menemukan foto-foto Kate Middleton dan Putri Diana dengan make up menor dan bulu mata anti badai karena memang aturan kerajaan yang mengharuskan mereka berdandan super simpel.

Namun jika dilihat lagi ke foto-foto Meghan belakangan ini, ia sudah menunjukkan perubahan yang cukup drastis lho. Tak lagi memakai lipstik merah merona, ia beberapa kali justru kedapatan tengah memakai warna yang cenderung nude. Bahkan polesan make up di wajahnya sudah tak lagi terlihat berlebihan seperti dulu. Meskipun begitu, wajahnya tetap cantik kan, KLovers?

Tak Lagi Memakai Nail Polish
Untuk menjadi anggota dari royal family, Meghan tak bisa lagi leluasa bereksperimen dengan kuku indahnya. Tak ada lagi warna kutek neon untuk musim panas atau warna gelap ketika suasana hati tengah gloomy. Mau senang atau pun lagi sedih, kuku seorang wanita bangsawan tidak boleh diberi nail polish.

Aturan kerajaan ini sudah diikuti oleh semua wanita dari generasi ke generasi. Bahkan, Ratu Elizabeth sendiri memiliki merk nail polish favorit yang kerap ia kenakan di berbagai acara, yakni Essie dengan shade Ballet Slippers yang cenderung berwarna nude. Selain warna tersebut, ketika harus bertandang di acara resmi, kuku mereka harus di cat dengan kutek berwarna bening atau tidak sama sekali.

Meski dulu Meghan dikenal kerap gonta-gonta warna kutek namun ketika resmi bertunangan dengan Pangeran Harry, ia sudah menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Terlebih saat memamerkan cincinnya di depan publik, Meghan tampak sudah mengenakan clear nail polish.

Memakai Topi di Acara Resmi
Di berbagai kesempatan, Ratu Elizabeth kerap memakai topi yang tampak match dengan outfit-nya. Meski terlihat sangat stylish, ternyata bukan tanpa alasan ia melakukan hal tersebut. Tradisi memakai topi sendiri sudah berjalan sejak tahun 1950an.

Menurut aturan kerajaan, seorang wanita tidak diperkenankan untuk memperlihatkan sebagian rambutnya di depan publik. Namun seiring berjalannya waktu, aturan tersebut perlahan diubah. Kini topi hanya digunakan saat bertandang ke acara resmi.

Meski tak semua wanita bangsawan menerapkan aturan ini di kehidupan sehari-hari mereka, nyatanya Meghan Markle sudah menunjukkan keseriusannya untuk mematuhi aturan. Terbukti, baru-baru ini ia kedapatan mengenakan topi baret saat bersama Pangeran Harry. Padahal sebelumnya, Meghan dikenal sebagai wanita yang kerap berdandan cuek dengan rambutnya yang dicepol atau dibiarkan terurai begitu saja. Well, tampaknya cinta benar-benar bisa mengubah penampilan seseorang ya?

Clutch Jadi Barang Wajib
Dari berbagai foto-foto wanita bangsawan yang terlihat cantik dan anggun, tak satu pun dari mereka yang kedapatan memakai tas berukuran besar, kecuali Ratu Elizabeth. Kate Middleton, Lady Diana bahkan Meghan Markle baru-baru ini selalu terlihat manis dengan membawa clutch atau dompet berukuran kecil.

Bukan hanya sebagai pelengkap fashion, clutch ini ternyata memiliki banyak fungsi. Yang pertama berguna untuk menutupi belahan dada saat harus menunduk atau turun dari mobil. Cara ini sempat dipopulerkan oleh Lady Diana, bahkan ia kerap menjuluki dompet miliknya sebagai cleavage clutch.

Fungsi kedua adalah untuk menghindari jabat tangan sembarangan dari orang. Ya, kamu nggak salah baca kok. Tak seperti masyarakat umum, keluarga bangsawan sebenarnya memiliki aturan untuk tidak boleh sembarangan berjabat tangan dengan orang. Meski saat ini aturan tersebut sudah cukup longgar untuk dilanggar akan tetapi dengan menggenggam clutch maka para wanita juga bisa terhindar dari momen-momen awkward saat berhadapan dengan orang lain. Daripada diam membisu dan terlihat kaku lebih baik terlihat sibuk sembari memegang sesuatu, bukan?

Warna Outfit Lebih 'Kalem'

Kerajaan Inggris memang tak spesifik mengeluarkan aturan tentang warna pakaian para putri bangsawan. Namun belakangan, Meghan Markle menunjukkan perubahan dalam hal ini. Apabila sebelumnya ia kerap memakai warna neon yang mencolok, belakangan ia cenderung memilih warna yang lebih 'kalem'.

Saat menjadi artis Hollywood, Meghan kedapatan menghadiri acara formal dengan warna merah maroon atau hijau emerald. Kali ini penampilannya terkesan lebih dewasa dengan warna yang netral. Hitam, beige atau cream menjadi warna-warna pilihan Meghan saat mendampingi Pangeran Harry.

Bisa jadi alasan Meghan untuk hal ini adalah karena ia tidak mau 'saingan' dengan Ratu Elizabeth. Yap, kalau diperhatikan secara seksama, Ratu Elizabeth memang kerap keluar istana dengan memakai warna-warna mencolok. Bukan untuk terlihat stylish, Ratu Elizabeth sendiri memiliki keinginan untuk terlihat berbeda dengan warna yang ia pilih. "Kalau aku memakai warna beige atau nude, tidak akan ada yang tahu siapa aku," ujarnya seperti dilansir dari Bustle.

Bukan hal yang mudah untuk menjadi anggota keluarga kerajaan. Selain harus menunjukkan sikap seperti seorang bangsawan, kamu juga harus bisa berbaur dengan berpakaian seperti seorang bangsawan.

Jika dilihat dari waktu ke waktu belakangan ini, Meghan memang sudah menunjukkan banyak perubahan penampilan, seperti tidak lagi memakai lipstik merah merona, makeup simpel dan pakaian yang lebih tertutup dan elegan. Meski beberapa fans menilai kalau penampilan Meghan belakangan sama sekali tak menunjukkan jati dirinya namun fashion item yang ia kenakan selalu berhasil mencuri perhatian dan ludes dibeli dalam sekejap! Justru terlihat makin cantik dan berkelas ya ladies?

Sumber:Kapanlagi.com

(vem/feb)
What's On Fimela